Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Polda Riau Bantah Salah Tangkap Pelaku Narkoba
BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bantah tudingan dua warga asal Pamekasan, Madura yang dinilai salah menangkap dalam kasus narkoba sebesar 12,826 kg. Dua pria itu, dilepaskan petugas lantaran tidak cukup bukti.
Kedua pria tersebut yakni Dedi dan Zainuri. Dimana keduanya sempat diperiksa secara intensif karena diduga terlibat dengan tersangka Hermansyah yang sebelumnya ditangkap Polda Riau dengan brang bukti sabu dalam 13 bungkus besar asal Malaysia itu.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan Dedi diduga menyuruh Zainuri untuk menjemput Hermansyah di Terminal Surabaya dan membawanya ke Madura. Ini atas perintah pemilik barang haram tersebut.
“Zainuri menerima transfer dana sebesar Rp1 juta Rupiah dari pemilik barang. Berdasarkan keterangan Z, uang itu terdiri dari Rp700 ribu untuk ongkos perjalanan dan Rp300 ribu untuk biaya makan H,” jelasnya.
Meski begitu pihaknya tidak memiliki cukup bukti untuk menahan kedua orang tersebut. Keduanya juga tidak mengetahui bahwa pelaku membawa sabu.
“Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, keduanya kami pulangkan karena belum terpenuhi alat bukti keterlibatan langsung. Namun, peran mereka dalam peristiwa ini masih kami dalami lebih lanjut,” tegasnya.
Dengan begitu operasi tersebut bukan merupakan salah tangkap, namun bagian dari prosedur sah untuk mengungkap jaringan narkotika lintas provinsi.
“Prosedur ini sah menurut hukum dan dilakukan demi kepentingan penyidikan,” terangnya.
Menurut Putu, jaringan pengedar narkoba kini menggunakan berbagai modus untuk menghindari pelacakan, termasuk melibatkan pihak-pihak yang tidak mengetahui isi barang yang dibawanya. Ini dilakukan untuk memutus alur komunikasi.
“Polda Riau berkomitmen menindak tegas, tidak hanya kurir, tapi juga aktor intelektual di balik peredaran narkoba,” pungkasnya.
“Kami tegaskan, tidak ada melakukan penganiayaan," imbuhnya lagi.**
Sumber: Riauterkini.com
Riau Nyatakan Perang terhadap Narkoba, Satgas Terpadu Dikerahkan Serentak
BEDELAU.COM --Ancaman narkoba mengkhawatirkan, denga.
Lima Pengedar dan Penikmat Perusak Saraf di Pinggir Bengkalis Diringkus Polisi
BEDELAU.COM --Jajaran Polsek Pinggir Polres Bengkali.
Negosiasi Tarik Mobil Berujung Ricuh, Pria di Pekanbaru Dikeroyok Diduga Debt Collector
BEDELAU.COM --Aksi pengeroyokan terjadi di sebuah ke.
Gunakan Gagang Sendok Buka Borgol, Tahanan Kejari Inhil Coba Melarikan Diri Usai Sidang
BEDELAU,COM --Seorang tahanan Kejaksaan Negeri (Keja.
Ayah Kandung di Pelalawan Diamankan Usai Diduga Rudapaksa Anak 13 Tahun
BEDELAU.COM --Kepolisian Sektor (Polsek) Langgam, Ka.
Eks Dirut PT SPR Rahman Akil Divonis 4 Tahun 7 Bulan Penjara
BEDELAU.COM --Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana.








