• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Nasional

Gaya Hemat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Seharusnya Ditiru Kepala Daerah Lain

Redaksi

Ahad, 12 Oktober 2025 19:27:55 WIB
Cetak
Gaya Hemat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Seharusnya Ditiru Kepala Daerah Lain
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, foto: Goriau.com

BEDELAU.COM --– Saat sejumlah kepala daerah ramai-ramai memprotes kebijakan pemangkasan Transfer Keuangan Daerah (TKD) ke Menteri Keuangan, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), justru memilih sikap berbeda. Ia menolak ikut dalam barisan protes dan memilih fokus mencari solusi agar pembangunan tetap berjalan tanpa harus mengeluh.

Dedi menjelaskan, seorang gubernur memiliki dua peran penting: sebagai kepala daerah otonom hasil pilihan rakyat dan sebagai wakil pemerintah pusat. Karena itu, menurutnya, tidak pantas jika seorang gubernur menentang keputusan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Sebagai wakil pemerintah pusat di Jawa Barat, tidak elok saya memprotes keputusan pemerintah pusat,” ujar Dedi dalam video yang diunggah melalui akun Instagram resminya, Sabtu (11/10/2025).

Daripada sibuk menyalahkan kebijakan, Dedi memilih langkah konkret: memangkas berbagai pos belanja pemerintah daerah untuk menutupi berkurangnya dana transfer. Ia menegaskan, tidak akan berpangku tangan atau sekadar menunggu bantuan tambahan dari pusat.

“Saya akan memotong sampai 75 persen dari kebiasaan perjalanan dinas di lingkungan Pemprov Jabar. Dulu gubernur bisa 1,5, sekarang saya turunkan jadi 750, bahkan bisa sampai 100. Ini contoh saja bagaimana kita berhemat,” jelas Dedi.

Langkah efisiensi itu juga diterapkan pada pengeluaran listrik dan air di kantor pemerintahan. Dedi memutuskan untuk mematikan sebagian besar lampu pada malam hari dan mengatur pemakaian air agar tidak boros. “Bagian luar tetap menyala, tapi dalamnya padam. Kita belajar hemat,” katanya.

Belanja alat tulis kantor (ATK) juga akan dipangkas hingga 75 persen, termasuk pembatasan penggunaan media digital dan fasilitas internet untuk kepentingan non-dinas. Bahkan, jamuan tamu kini hanya akan disediakan air putih tanpa makanan pendamping. “Kalau datang ke provinsi, cukup minum air putih. Tidak ada makan siang atau makan malam,” ungkapnya.

Menurut Dedi, kebijakan ini bukan bentuk penghematan ekstrem, melainkan langkah realistis untuk menyesuaikan diri dengan kondisi fiskal yang sedang ketat. “ASN harus berpuasa agar rakyat bisa berpesta,” tegasnya.

Meski dana transfer berkurang, Dedi memastikan pembangunan di Jawa Barat akan tetap berjalan bahkan meningkat. Pada tahun 2026, anggaran pembangunan jalan akan naik dari Rp3 triliun menjadi Rp3,5 triliun. Program rehabilitasi sekolah, penataan sungai, irigasi, hingga bantuan listrik bagi masyarakat miskin juga tetap dilanjutkan.

Selain itu, Pemprov Jawa Barat tetap mengalokasikan dana untuk jaminan pendidikan dan kesehatan, termasuk pembangunan ruang perawatan baru di rumah sakit milik provinsi. “Kita tidak boleh berhenti bekerja hanya karena anggaran berkurang. Selalu ada cara untuk berbuat,” ujar Dedi.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, ia juga menyiapkan skema bantuan masyarakat dari dana pribadi serta iuran Rp1.000 per hari dari aparatur sipil negara (ASN) Jawa Barat. Dana ini akan digunakan untuk membantu warga yang membutuhkan.

Sikap tenang dan langkah efisien Dedi Mulyadi ini dinilai bisa menjadi contoh bagi kepala daerah lain di Indonesia. Ketimbang sibuk berdebat dan mengeluh, pemimpin daerah diharapkan bisa meniru gaya kepemimpinan yang solutif dan bertanggung jawab seperti Dedi. ***

 

 

 

Sumber: M.id

Baca juga informasi seputar Jabar lainnya di Jabarklik.com.


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:13:20 WIB

BEDELAU.COM, PIDIE JAYA – Gerakan kepedulian sosia.

Nasional

Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:30:32 WIB

BEDELAU.COM --Ada ironi besar dalam penertiban kawas.

Nasional

Nota Diplomatik, Langkah Terakhir Malaysia Hadapi Asap dari Indonesia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:27:35 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Malaysia menyebut pengirima.

Nasional

Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:49:45 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah berencana mulai menyalurkan.

Nasional

BBM Katanya Aman, Rakyat Malah Mengantre 3 Jam! Ombudsman Bongkar 4 Biang Kerok

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:47:44 WIB

BEDELAU.COM --Bayangkan menghabiskan tiga jam hanya .

Nasional

Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional

Ahad, 11 Oktober 2026 - 19:03:15 WIB

BEDELAU.COM --Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) d.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 2 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 3 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 4 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 5 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 6 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap
  • 7 Antrean BBM Riau Mengular, SF Hariyanto Kini Tagih Pertamina: Jangan Main-Main!

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved