Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Sejak 2023 Disidik, Kasus Dugaan Korupsi Bank BUMD di Riau Belum Ada Tersangka
BEDELAU.COM --Penanganan dugaan korupsi di tubuh bank milik pemerintah daerah oleh Kejaksaan Tinggi Riau menuai sorotan.
Perkara yang telah naik ke tahap penyidikan sejak pertengahan 2023 itu hingga kini belum menetapkan tersangka.
Kasus yang diusut berkaitan dengan dugaan korupsi pemberian bagi hasil keuntungan bank atau income smoothing pada 2022-2023 yang diduga melanggar ketentuan.
Penyidikan dilakukan oleh tim Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau.
Meski telah berstatus penyidikan lebih dari satu tahun, perkembangan perkara dinilai belum menunjukkan progres signifikan.
Dalam tahap penyidikan, aparat penegak hukum seharusnya telah mengantongi minimal dua alat bukti untuk menetapkan tersangka sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah, menegaskan proses penyidikan masih berjalan.
"Masih dalam proses penanganan perkara," ujar Zikrullah saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).
Zikrullah menjelaskan, hingga saat ini penyidik telah memeriksa 29 orang saksi. Rinciannya, 24 orang dari internal bank milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), empat orang dari PT Taspen, satu orang dari Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau, serta dua orang ahli.
Tiga komisaris bank pelat merah tersebut, yakni Syahrial Abdi, Rita Anugrah, dan Roy Prakoso, juga telah dipanggil dan diperiksa pada Januari 2024.
"Sampai sejauh ini belum ada penetapan tersangka," tegasnya.
Lambannya penanganan perkara ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Terlebih, pada awal Februari 2026, Kejati Riau dan pihak bank terlihat bersama dalam kegiatan Pelatihan Navigasi Krisis dan Public Speaking.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kejati Riau Sutikno dan Pelaksana Tugas Direktur Utama bank BUMD Helwin Yunus. Pemateri public speaking berasal dari akademi salah satu stasiun televisi berita nasional, kepala kejaksaan negeri, serta branch manager bank BUMD se-Provinsi Riau.
Menanggapi perkembangan penyidikan, Zikrullah kembali menegaskan tim masih fokus pada pengumpulan alat bukti.
"Masih pengumpulan alat bukti," pungkasnya.
Sumber: Riauaktual.com
Demi Viral, Dua Pemuda di Kuansing Diamankan Usai Keliling Kota Pakai Kostum Pocong
BEDELAU.COM ---Satreskrim Polres Kuantan Singingi me.
Sony Sonjaya Siap Bongkar Tokoh Besar Kasus MBG, Ajukan Justice Collaborator
BEDELAU.COM --Sony Sonjaya mengambil langkah baru da.
Sungai Subayang Simpan Rahasia, Polisi Temukan Tambang Emas Ilegal Tanpa Penjaga
BEDELAU.COM --Sejumlah personel Polsek Kampar Kiri m.
Buntut Kegaduhan di Persidangan, Asri Auzar Dilaporkan ke Polda Riau
BEDELAU.COM --Organisasi Barisan Anak Melayu Riau me.
Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri HP dan CCTV Jelang OTT
BEDELAU.COM ---Sidang dugaan korupsi yang menjerat G.








