Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Tersangka Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Jalani Tes Psikologi, Ini Hasilnya
BEDELAU.COM --Raihan Mufazzar (21), tersangka kasus pembacokan mahasiswi di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarief Kasim (UIN Suska) Riau, menjalani pendampingan psikologi, Senin (2/3/2026).
Raihan membacok Faradhilla Ayu Pramesti (23) dengan kapak pada Kamis (26/2/2026), di lantai dua Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska Riau. Ketika itu, korban tengah bersiap melakukan ujian akhir.
Pendampingan psikologi dilakukan oleh tim Bagian Psikologi Biro SDM Polda Riau yang dipimpin Kabag Psikologi AKBP Dr. Winarko, untuk menelaah kondisi kejiwaan tersangka, termasuk latar belakang perilaku dalam keluarga dan pergaulan sehari-hari.
“Pendampingan ini bertujuan untuk memahami aspek psikologis tersangka secara menyeluruh,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.
Hasil sementara menunjukkan, Raihan memiliki sifat introvert dan tidak pernah merasakan kehangatan dalam lingkungan keluarga. Meski demikian, tersangka menunjukkan penyesalan yang mendalam atas perbuatannya.
Selain meneliti kondisi psikologis, tim juga mendalami dinamika hubungan tersangka dengan korban. Keduanya diketahui sempat memiliki kedekatan tertentu. Namun, hubungan tersebut mulai merenggang pada November 2025.
Tersangka diduga memiliki persepsi bahwa kedekatan berarti memiliki, sedangkan komunikasi yang menurun membuatnya menarik diri dan berhenti aktif kuliah pada periode tersebut.
"Perubahan sikap itu, sempat dicurigai orang tua tersangka. Puncaknya, tersangka nekat melakukan pembacokan terhadap korban yang dikenal sebagai pribadi ceria dan mudah bergaul," jelas Pandra.
Pandra menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk ketahanan mental dan pengendalian emosi anak.
"Pengawasan, komunikasi, dan kehangatan keluarga merupakan faktor penting agar persoalan pribadi tidak berkembang menjadi tindakan yang merugikan," ucapnya.
Sebelumya, tim Bagian Psikologi Biro SDM Polda Riau juga memberikan pendampingan kepada Faradilla Ayu Pramesti. Tindakan itu juga melibatkan keluarga sebagai upaya pemulihan.
Faradilla mengalami luka serius di bagian kepala dan lengan. Usai mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara, korban dirujuk ke RSUD Arifin Achmad untuk pemulihan.
Pendampingan menggunakan pendekatan PTSD (Post Traumatic Stress Disorder) untuk membantu korban mengelola respons emosional akibat kekerasan yang dialaminya, mengurangi kecemasan dan ketakutan, serta meminimalkan bayangan kejadian yang berulang.
Tak hanya berfokus pada korban, tim psikologi juga memberikan edukasi dan dukungan emosional kepada keluarga agar memahami dampak psikologis yang mungkin muncul serta mengetahui cara mendampingi korban secara tepat dan berkelanjutan.
Sumber: cakaplah.com
Demi Viral, Dua Pemuda di Kuansing Diamankan Usai Keliling Kota Pakai Kostum Pocong
BEDELAU.COM ---Satreskrim Polres Kuantan Singingi me.
Sony Sonjaya Siap Bongkar Tokoh Besar Kasus MBG, Ajukan Justice Collaborator
BEDELAU.COM --Sony Sonjaya mengambil langkah baru da.
Sungai Subayang Simpan Rahasia, Polisi Temukan Tambang Emas Ilegal Tanpa Penjaga
BEDELAU.COM --Sejumlah personel Polsek Kampar Kiri m.
Buntut Kegaduhan di Persidangan, Asri Auzar Dilaporkan ke Polda Riau
BEDELAU.COM --Organisasi Barisan Anak Melayu Riau me.
Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri HP dan CCTV Jelang OTT
BEDELAU.COM ---Sidang dugaan korupsi yang menjerat G.








