• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Bengkalis

Skenario Licik Perampokan Emas Terbongkar Polisi, Ternyata Dalangnya Pacar Sendiri

Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 12:04:56 WIB
Cetak
Skenario Licik Perampokan Emas Terbongkar Polisi, Ternyata Dalangnya Pacar Sendiri
Dua sejoli pasangan kekasih ditangkap polisi karena membuat drama perampokan emas. (ist)/SM News.com

BEDELAU.COM--Awalnya, suasana di Jalan Gurindam, Desa Bathin Solapan, terlihat biasa saja pada Rabu siang, 20 Mei 2026. Namun menjelang tengah hari, warga mendadak ramai setelah muncul kabar bahwa seorang perempuan menjadi korban perampokan di dalam rumah. Cerita penyekapan dan emas yang hilang langsung menyebar cepat dari mulut ke mulut.

Dalam laporan awal, penghuni rumah mengaku diseret pelaku menuju dapur sebelum barang berharga dibawa kabur. Sejumlah perhiasan emas milik Nova Muthia disebut raib setelah aksi tersebut berlangsung siang hari. Total kerugian akibat kejadian itu ditaksir mencapai sekitar Rp600 juta.

Cerita itu sempat membuat warga sekitar ikut tegang dan penasaran. Banyak orang heran karena aksi perampokan disebut terjadi saat lingkungan masih ramai dengan aktivitas warga. Suasana rumah korban bahkan mendadak seperti lokasi syuting sinetron kriminal sore hari.

Tim Opsnal Polsek Mandau kemudian datang melakukan olah tempat kejadian perkara setelah laporan diterima polisi. Petugas memeriksa kondisi rumah, jalur masuk pelaku, hingga rekaman CCTV sekitar lokasi kejadian. Dari situlah cerita mulai terasa agak janggal.

Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, mengatakan tim menemukan beberapa hal yang tidak cocok saat pemeriksaan berlangsung. Keterangan saksi dan kondisi rumah terlihat seperti tidak saling menyambung. Polisi akhirnya mulai fokus memeriksa rekaman kamera pengawas secara detail.

“Kecurigaan muncul setelah tim memeriksa CCTV,” ujar Kompol Primadona, Kamis, 21 Mei 2026. Dalam rekaman tersebut terlihat gerakan mencurigakan dari salah seorang penghuni rumah. Polisi menduga ada kode tertentu yang diberikan menuju pintu belakang rumah.

Rekaman kamera pengawas itu perlahan membongkar cerita yang sebelumnya tampak rapi. Seorang pria yang menggunakan hoodie gelap terlihat masuk ke dalam rumah dengan gerakan cukup santai. Situasinya jauh dari gambaran panik seperti aksi rampok sungguhan.

Pria tersebut kemudian terlihat menyeret penghuni rumah menuju area dapur. Sekilas adegan itu memang tampak seperti aksi kekerasan dan penyekapan. Namun, setelah diperhatikan lebih lama, gerakan keduanya justru terlihat seperti orang sedang bermain peran.

Setelah suasana dianggap aman, pelaku mulai mengambil berbagai barang berharga dari dalam kamar rumah tersebut. Emas, cincin, kalung, hingga barang pribadi lain dimasukkan ke tempat penyimpanan. Semua berjalan tenang tanpa kepanikan seperti pada cerita laporan awal.

Polisi lalu memeriksa lebih dalam seorang perempuan berinisial KF berusia 24 tahun. KF sebelumnya tampil sebagai korban sekaligus pelapor dalam kasus dugaan perampokan tersebut. Namun, saat pemeriksaan berlangsung, ceritanya mulai berubah arah perlahan.

Jawaban KF terdengar berputar-puter saat polisi mulai menanyakan detail kejadian di dalam rumah. Penyidik kemudian menemukan dugaan kuat bahwa aksi tersebut sudah direncanakan sejak awal bersama pacarnya sendiri. Nama pria berinisial RT pun mulai masuk dalam penyelidikan polisi.

“Setelah dilakukan interogasi mendalam, kedua pelaku mengakui pencurian itu sudah direncanakan bersama,” terang Kompol Primadona, Kamis, 21 Mei 2026. Pengakuan tersebut langsung membuat Tim Opsnal Polsek Mandau bergerak cepat memburu pelaku pria. Polisi khawatir barang curian segera dipindahkan ke lokasi lain.

Perburuan berlangsung cepat pada Rabu malam, 20 Mei 2026, sekitar pukul 20.00 WIB. Polisi akhirnya berhasil menangkap RT di wilayah PT ACS Desa Tengganau, Kecamatan Pinggir. Penangkapan berlangsung tanpa keributan berarti di lokasi tersebut.

Dari tangan tersangka, polisi menemukan berbagai barang bukti hasil pencurian yang sebelumnya dilaporkan hilang. Polisi menyita sembilan gelang emas, satu kalung emas, dan empat cincin emas dari lokasi penangkapan. Dua unit handphone dan beberapa dompet kecil ikut diamankan petugas.

Tak cuma itu, polisi juga menemukan plastik penyimpanan dan kotak sepatu tempat menyimpan barang curian tersebut. Barang-barang itu sebelumnya sempat disebut raib akibat aksi perampokan misterius siang bolong di Bathin Solapan. Kini semuanya justru menjadi bukti kuat rekayasa pasangan kekasih tersebut.

Kabar terbongkarnya drama itu langsung membuat warga sekitar menggeleng kepala. Banyak orang sebelumnya ikut khawatir karena aksi rampok disebut terjadi saat matahari masih tinggi. Namun cerita tersebut ternyata cuma sandiwara yang disusun cukup rapi.

Primadona menegaskan pengungkapan kasus itu menjadi bukti keseriusan polisi merespons setiap laporan masyarakat. Meski laporan awal terdengar meyakinkan, penyelidikan tetap dilakukan secara teliti dan mendalam. Semua kesimpulan diambil berdasarkan fakta lapangan dan alat bukti.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuat laporan palsu maupun merekayasa tindak pidana,” tegas Primadona. Rekayasa kasus justru bisa berujung pada masalah hukum yang lebih panjang bagi pelaku sendiri. Polisi memastikan setiap laporan tetap diproses secara profesional.

Saat ini KF dan RT sudah diamankan di Mapolsek Mandau untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya motif lain di balik drama perampokan tersebut. Penyidik juga memeriksa kemungkinan keterlibatan orang tambahan dalam perkara itu.

Kasus ini akhirnya menjadi cerita paling ramai di lingkungan Bathin Solapan sepanjang pekan ini. Rumah yang awalnya dianggap lokasi perampokan sadis ternyata cuma panggung drama pasangan kekasih. Sayangnya, akting mereka runtuh gara-gara kamera CCTV yang diam-diam merekam semuanya tanpa berkedip.

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Polisi Tangkap 9 Tersangka Penyerangan Warga Rohul, Pelaku Dibayar Rp300 Ribu

Jumat, 04 September 2026 - 21:39:57 WIB

BEDELAU.COM --Kepolisian Daerah (Polda) Riau menangk.

Hukrim

Janji Loloskan Anak Masuk IPDN, Warga Pekanbaru Ditipu Rp600 Juta

Jumat, 04 September 2026 - 21:32:57 WIB

BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial ID diamankan p.

Hukrim

Garap Kawasan Suaka Marga Satwa Giam Siak Kecil, Kakek 76 Tahun Ditangkap

Kamis, 03 September 2026 - 19:28:44 WIB

BEDELAU.COM --Polres Bengkalis menetapkan pria berin.

Hukrim

Diterkam Buaya Saat Cari Kepiting, Nelayan Kuala Enok Inhil Selamat Bertahan di Atas Pohon

Selasa, 01 September 2026 - 19:31:53 WIB

BEDELAU.COM --Seorang nelayan Kecamatan Tanah Merah,.

Hukrim

Ibu Rumah Tangga Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare di Kampar

Selasa, 01 September 2026 - 19:29:15 WIB

BEDELAU.COM --Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kamp.

Hukrim

Polisi Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai Kampar

Selasa, 01 September 2026 - 19:23:18 WIB

BEDELAU.COM --Respon cepat dalam rangka penegakan hu.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Sudah Antre 3 Jam, Pengendara Pekanbaru Malah Tak Kebagian Solar
05 September 2026
Belasan Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Pemko Pekanbaru Aspal Jalan Pesisir Rumbai
05 September 2026
Cek Karhutla Meluas, Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Turun ke Siak
05 September 2026
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tabrakan Dua Speedboat di Perairan Sialang Pasung
05 September 2026
Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Ditargetkan Rampung Desember, Simpang SKA Bakal Ditutup
04 September 2026
Polisi Tangkap 9 Tersangka Penyerangan Warga Rohul, Pelaku Dibayar Rp300 Ribu
04 September 2026
Pertamina Tegaskan Beli BBM Tak Perlu Tunjukkan STNK
04 September 2026
Janji Loloskan Anak Masuk IPDN, Warga Pekanbaru Ditipu Rp600 Juta
04 September 2026
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan, Aktivitas LGBT yang Meresahkan Ditindak
04 September 2026
Al-Hafiz KH. Ariful Makhali Hadir di Bahar Mulya, Kades M. Saidiner Tegaskan Dukungan untuk Palestina
04 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Al-Hafiz KH. Ariful Makhali Hadir di Bahar Mulya, Kades M. Saidiner Tegaskan Dukungan untuk Palestina
  • 2 KH. Ariful Makhali Hadir di SMA Negeri 3 Muaro Jambi, Laksanakan Salat Istisqa dan Ceramah Maulid Nabi
  • 3 Al-Hafiz KH. Ariful Makhali, MH., SQI., CMQ., CMA. Beri Tausiyah kepada Santri Nurul Iman Muaro Jambi
  • 4 Ibu Rumah Tangga Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare di Kampar
  • 5 Perpanjangan Masa Jabatan, Bupati Kukuhkan 75 Kades di Bengkalis
  • 6 Dari Talang Bukit untuk Palestina, Maulid Nabi Bersama KH. Ariful Makhali Satukan Dakwah dan Kepedulian
  • 7 Sedimentasi Ancam Danau PLTA Koto Panjang, WWF dan RSF Dorong Penghijauan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved