Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Kronologi Separatis KNPB Tembaki Rombongan Danrem Sorong di Maybrat
BEDELAU.COM --Kelompok separatis yang tergabung dalam Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menyerang rombongan Danrem 181/PVT Sorong Brigjen TNI Indra Heri di Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Minggu (5/9/2021).
Mereka menembaki rombongan Danrem dari berbagai arah. Serangan mendadak itu kemudian dibalas aparat keamanan gabungan TNI-Polri hingga terjadi kontak tembak.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kontak tembak tersebut.
Diperoleh informasi, kronologi penyerangan KNPB terjadap rombongan Danrem Sorong berawal ketika pada pukul 13.45 WIB, dilaksanakan serah terima pasukan Tim 3 Yonif Raider 762 dengan jumlah 44 orang yang dipimpin Lettu Inf Denari (Danki). Mereka akan bergeser ke Pos Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur.
Ikut dalam rombongan adalah Danrem, Asintel kodam, kasi intel korem, kapolres sorsel, Dandim, ketua DPRD dan Apintel di antaranya dari Bin, Bais Mandala dan Denintel.
Pukul 14.30 WIT, rombongan masuk melewati pertigaan Susumuk maauk arah Aifat dengan melewati Kampung Sory, Fatemanaa, Saba, Tasimara,dan Fankahrio.
Namun, perjalanan rombongan terhenti pada pukul.15.40 WIT akibat jembatan kayu panjang 6 meter dan lebar 4 meter putus dirusak oleh Kelompok KNPB.
Setelah diperbaiki, pukul 15.40 WIT, rombongan Danrem kembali melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, jarak 20 dari jembatan ada pohon ditumbangkan menghalangi jalan dan pada jarak 200 meter jembatan kedua juga dirusak.
Setelah jembatan kedua jarak 100 meter ada pohon ditumbangkan kejalan rombongan melanjutkan perjalanan sekitar 2 km.
Pukul 16.17 WIT rombongan paling depan mendapatkan tembakan dari KNPB arah kiri langsung dibalas tembakan oleh tim gabungan dan KNPB melarikan diri.
Imbas dari kejadian tersebut, Danrem memutuskan untuk melaksanakan pengunduran kembali ke Kodim Ayamaru.
Sumber: [inews.id]
BERITA LAINNYA +INDEKS
Bukan omon omon Kakek 70 Tahun di Bengkalis Diduga Cabuli 8 Bocah
BEDELAU.COM --Suasana di Unit Perlindungan Perempuan.
Kasus Gratifikasi Abdul Wahid Melebar, Ajudan Ikut Jadi Tersangka
BEDELAU.COM --Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) men.
Warga Pangkalan Kuras, Pelalawan Tangkap Dua Jambret Tas Berisi Emas
BEDELAU.COM --Aksi pencurian dengan kekerasan (curas.
Dua Polisi Terluka Saat Mobil Tahanan Terguling di Dumai
BEDELAU.COM --Dua anggota kepolisian mengalami luka .
Diduga Gondol HP Kurir, Kakek dan Penadah di Bengkalis Diringkus Polisi
BEDELAU.COM --Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis be.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








