Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Jokowi: COVID-19 Tidak Hilang Dalam Waktu Dekat, Harus Siap Berdampingan
BEDELAU.COM --Semua negara di dunia masih bergelut dengan pandemi COVID-19, termasuk Indonesia. Kapan pandemi ini berakhir? Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap COVID-19 tidak akan hilang dalam waktu dekat.
"COVID-19 ini tidak akan hilang dalam waktu dekat. Masyarakat pun harus siap hidup berdampingan dengan virus tersebut," kata Jokowi dalam postingan reels Instagram @jokowi, dikutip Sabtu (11/9/2021).
Jokowi mengatakan dalam melindungi dan menekan penyebaran kasus COVID-19, penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat dan vaksinasi masih menjadi cara terbaik.
Dia mengingatkan, agar masyarakat tidak euforia berlebihan karena COVID-19 masih ada dan bisa saja menyerang saat semuanya lengah. Untuk itu diharapkan perlindungan diri dengan menggunakan masker diimbau terus dilakukan.
"Ini perlu saya ingatkan karena kita harus mulai menyiapkan proses transisi dari pandemi ke endemi. Protokol kesehatan harus terus dilakukan terutama memakai masker," lanjutnya.
Saat ini, kasus COVID-19 di Indonesia cenderung mengalami penurunan. Juru bicara program vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi mengatakan situasi pandemi nasional saat ini ada di level dua. Hanya ada dua provinsi yang kondisinya masih di level empat.
"Secara nasional saat ini kita berada di tingkat asesmen situasi level dua. Di mana pada bulan Juli lalu kita berada di level empat," kata Nadia dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Forum Merdeka Barat 9, Rabu (8/9/2021).
"Saat ini hanya tersisa dua provinsi yang masih berada di level empat, yaitu Provinsi Bali dan Provinsi Kalimantan Utara. Lainnya sudah berada pada level tiga dan dua," lanjutnya.
Terbaru, Menlu Retno Marsudi mengungkap berdasarkan WHO kasus Indonesia mengalami tren penurunan. Dia menjelaskan positivity rate nasional berhasil turun di bawah angka 5%, yang merupakan ambang batas WHO. Turun dari puncak kasus Juli lalu positivity rate nasional mencapai 31%.
"Alhamdulillah, Indonesia merupakan salah satu negara yang terus mengalami tren penurunan. Di dalam beberapa hari terakhir, positivity rate nasional berhasil turun di bawah angka 5 persen, yang merupakan ambang batas WHO, di mana pada saat Juli lalu, saat kita mengalami kasus yang sangat banyak sekali, positivity rate nasional kita melampaui 31 persen," ucap Retno dalam YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (11/9/2021).
Sumber: [detik.com]
BERITA LAINNYA +INDEKS
Bupati Asmar Lantik 29 Pejabat Pemkab Meranti, Tekankan Integritas dan Kinerja
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Bupati Kepulauan Mer.
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Asmar Ajak Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Bupati Kepulauan Mer.
Bupati Asmar Siap Hadiri Upacara Hari Santri, Meranti Diusulkan Jadi Tuan Rumah Hari Santri Riau 2027
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Kabupaten Kepulauan .
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Pemerintah Kabupaten.
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
JAKARTA, BEDELAU.COM--Bupati Kepulauan Meranti AKBP .
Bupati Asmar Pimpin Apel Harhubnas 2026, Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Bupati Kepulauan Meranti,.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








