• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Kerugian Korban Capai Puluhan Milyar, Pengacara Korban Laporkan Pelaku Dugaan Investasi Bodong

Redaksi

Jumat, 03 Desember 2021 13:58:40 WIB
Cetak
Kerugian Korban Capai Puluhan Milyar, Pengacara Korban Laporkan Pelaku Dugaan Investasi Bodong

PEKANBARU, BEDELAU.COM --Kasus Investasi Bodong di Provinsi Riau kembali mencuat pada akhir tahun 2021. Sebanyak 6 orang menjadi korban investasi bodong mengalami kerugian hingga puluhan milyar didampingi kuasa hukumnya Mirwan Syah SH, MH. akhirnya resmi melaporkan MA pelaku Investasi Bodong ke Polda Riau, Kamis (02/12/2021).

"Hari ini, Kamis tanggal 2 Desember 2021 secara resmi saya membuat laporan di Polda Riau terkait dengan dugaan investasi bodong terbesar terbesar akhir tahun 2021 di Provinsi  Riau dan alhamdulillah SPKT Polda Riau menerima Laporan kita", ucap Mirwansyah selaku kuasa hukum korban.

Mirwansyah menjelaskan bahwa modus operandi kasus ini menjadi distributor produk sosis dan Yogurt terkenal yang dikirim hingga keluar negeri. "Jadi modusnya dia mencari donatur atau pemodal untuk bisnis ini dan kemudian klien kita ini kurang lebih ada 6 orang bergabung, selain 6 orang ini masih ada 200 orang lagi yang juga menjadi korban investasi bodong ini, sehingga total kerugian klien kita hampir 60 milyar. Modus polanya, ada pengiriman produk ini di dalam dan luar negeri. Contoh ke Malaysia, itu modalnya Rp 1,3 juta per boks selama 25 hari akan cair, keuntungannya hampir 45 persen”, jelas lawyer muda Pekanbaru itu.

Bisnis berkedok distributor produk ternama ini dimulai bulan Februari. Mirwansyah menjelaskan bahwa korban mulai masuk dalam bisnis ini di bulan Februari, dari bulan Februari hingga Agustus, transaksi masih berjalan lancar dan mulai macet mulai bulan September hingga saat ini.

Mirwansyah menjelaskan bahwa sebelum melaporkan kepolda Riau, Mirwansyah dan para korban telah menjumpai MA selaku pelaku investasi bodong yang merugikan korban puluhan milyar itu di Bukittinggi, "Terakhir kita sudah menjumpai MA ini di Bukit Tinggi, ternyata dia tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan kita terkait dengan kontrak, pengiriman produk sosis dan Yogurt ternama ini dari pabrik ke rute-rute yang sudah ditentukan dia berdasarkan Excel yang ia jelaskan tersebut”,   lanjutnya.

Selain itu, berdasarkan keterangan Mirwansyah, bisnis MA ini diduga dilakukan secara perseorangan dan merupakan bisnis yang tidak berbadan hukum. "Sepanjang yang kita ketahui MA ini memang melakukan bisnis ini perseorangan dan bisinis ini tidak berbadan hukum, dalam lampiran kita telah lampirkan bukti-bukti seperti bukti transfer, percakapan WA, cek kosong dalam kontrak bodong tersebut serta bukti-bukti lainnya", lanjutnya.

Setelah laporan diterima Mirwansyah selaku pengacara Muda berharap agar kasus investasi bodong seperti ini diusut tuntas oleh penegak hukum, "Harapan kita ini menjadi atensi bagi Bapak Kapolda Riau, Kapolri agar kemudian praktik investasi bodong ditindak dan dihukum seberat-beratnya," jelas Mirwan mengakhiri.

Sementara itu, di tempat terpisah korban para pedagang online yang hadir mendampingi kuasa hukumnya menyampaikan kepada awak media bahwa mereka merasa tertipu atas bujuk rayu terhadap bisnis yang ditawarkan terlapor MA.

“Mulanya bisnis ini berjalan lancar sejak kami gabung di bulan Maret lalu”, kata Ale yang sudah setor ratusan juta rupiah ke rekening terlapor.

“Hanya saja pada bulan Agustus - sekarang terjadi ketidakmampuan bayar atas keuntungan yang sudah dijanjikan oleh terlapor hingga mulailah timbul kecurigaan”, ungkap Ale.

Lain lagi tanggapan Erma pedagang online yang pertama sekali kenal dengan terlapor yang juga mengenalkan bisnis ini ke rekan-rekan sesama pedagang online mengatakan bahwa bisnis ini awalnya karena saling percaya dan hubungan pertemanan.

“Sebenarnya saya yang pertama kali bertemu dengan MA, dia teman baik saya sejak 2018 dia suka beli dagangan buah saya hingga 80 juta nilai transaksi kami ini berjalan baik-baik saja, karna itu saya percaya aja pas ditawarin bisnis sosis dan klenjer sepertinya untungnya menggiurkan lah”, kata Erma panjang lebar.

Rahmi, korban lainnya juga mengatakan hal yang senada. Dia mengaku telah dirugikan hingga Rp 2,1 milyar. Dia tertipu karena adanya tawaran untung yang sangat besar. Padahal modal awalnya hanya Rp 1,3 milyar dan dijanjikan keuntungan Rp 800 juta.

"Awalnya dari teman-teman juga, karena melihat teman ada yang berhasil, makanya saya tergiur. Kerugian saya pribadi itu mencapai Rp 2,1 milyar. Belum ada untung, karena saya masuk yang terakhir, mulai dari Agustus, jadi pas macet saya baru gabung. Modal saya Rp 1,3 milyar, keuntungan Rp 800 juta. Siapa yang tidak tergiur dengan keuntungan sebesar itu," kata Rahmi.

Kemudian korban lainnya sebut saja Ana menyampaikan kepada awak media bahwa “Saya harap MA mau mengembalikan uang teman-teman Saya sebanyak 800 juta rupiah yang telah disetorkan bukanya untung malah saya yang buntung, Saya ga tahan dengan ancaman-ancaman yang ditujukan ke saya jika uang mereka tidak dapat dikembalikan”, kata Ana putus asa.

“Selama dua tahun belakangan saya jadi penjual buah online banyak untung dan banyak relasi baru kali ini Saya rugi besar dan hidup tidak nyaman lagi”, keluh Ana gusar mengakhiri. (**)


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

PETI Kuansing Digerebek Beruntun

Ahad, 07 Juni 2026 - 17:01:00 WIB

BEDELAU.COM --Laporan warga mengubah suasana malam d.

Hukrim

Demi Viral, Dua Pemuda di Kuansing Diamankan Usai Keliling Kota Pakai Kostum Pocong

Ahad, 07 Juni 2026 - 16:55:51 WIB

BEDELAU.COM ---Satreskrim Polres Kuantan Singingi me.

Hukrim

Sony Sonjaya Siap Bongkar Tokoh Besar Kasus MBG, Ajukan Justice Collaborator

Jumat, 05 Juni 2026 - 19:55:32 WIB

BEDELAU.COM --Sony Sonjaya mengambil langkah baru da.

Hukrim

Sungai Subayang Simpan Rahasia, Polisi Temukan Tambang Emas Ilegal Tanpa Penjaga

Jumat, 05 Juni 2026 - 19:52:10 WIB

BEDELAU.COM --Sejumlah personel Polsek Kampar Kiri m.

Hukrim

Buntut Kegaduhan di Persidangan, Asri Auzar Dilaporkan ke Polda Riau

Jumat, 05 Juni 2026 - 19:38:09 WIB

BEDELAU.COM --Organisasi Barisan Anak Melayu Riau me.

Hukrim

Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri HP dan CCTV Jelang OTT

Kamis, 04 Juni 2026 - 19:45:48 WIB

BEDELAU.COM ---Sidang dugaan korupsi yang menjerat G.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Dua Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai Telan Delapan Korban Jiwa, Begini Jawaban Hutama Karya
09 Juni 2026
Terkuak! Ini Daftar SMA-SMK Negeri di Pekanbaru yang Rekrut 953 Siswa di Luar Sistem SPMB 2025
09 Juni 2026
Petani Senyum Lebar! Lonjakan Harga CPO Bikin Pasar Sawit Memanas
09 Juni 2026
Seorang Anak di Rohil Temukan Ayahnya Tergantung di Rumah Kontrakan
09 Juni 2026
Perbaikan Jalan Jadi Prioritas, Wako Pekanbaru Dorong PUPR Segera Tangani Persoalan Infrastruktur
09 Juni 2026
Koboi Jalanan yang Todongkan Pistol di Rohil Ternyata Pecatan TNI AU
09 Juni 2026
Ganggu Lalu Lintas, Satpol PP Pekanbaru Bongkar Puluhan Lapak PKL di Subrantas
09 Juni 2026
PETI Kuansing Digerebek Beruntun
07 Juni 2026
Angin Kencang Melanda Desa Api Api, SMPN 1 Banlak Rusak Parah
07 Juni 2026
Demi Viral, Dua Pemuda di Kuansing Diamankan Usai Keliling Kota Pakai Kostum Pocong
07 Juni 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Subuh Jumat Berkah di Masjid Baitussattar, Dr. Mohammad Naim dari Pakistan Sampaikan Kultum Inspiratif
  • 2 Jalan Rambutan Pekanbaru Mulai Diperbaiki, Agung Nugroho: Dikebut Maksimal
  • 3 Ada Kerusakan, Jembatan Danau Bingkuang Ditutup Sementara
  • 4 Tak Cuma Anak Petani, ASN Juga Bisa Dapat Beasiswa Sawit
  • 5 PT ITA Salurkan Kurban di Siak dan Meranti, Peternak Lokal Ikut Diuntungkan
  • 6 Pelarian Tahanan Rutan Pekanbaru yang Kabur Berakhir di Tempat Masak Rendang Kurban
  • 7 Salat Iduladha 1447 H Bersama Ribuan Warga, Wako Pekanbaru Ajak Perkuat Persaudaraan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved