Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Ferdinand Hutahaean Minta Maaf, Polri Tetap Proses Cuitan 'Allahmu Lemah'
BEDELAU.COM --Ferdinand Hutahaean meminta maaf di tengah penyidikan kasus cuitan 'Allahmu ternyata lemah'. Polri memastikan proses hukum kasus cuitan Ferdinand Hutahaean tetap berjalan.
"Kasus sedang dalam proses, dan sesuai rencana, penyidik akan mengambil keterangan kepada terlapor (Ferdinand)," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jumat (7/1/2022).
Brigjen Ramadhan mengatakan proses hukum terkait cuitan Ferdinand masih dalam tahap penyidikan. Pemeriksaan Ferdinand selaku terlapor dijadwalkan pekan depan.
Proses masih berjalan. Penyidik akan melakukan pemeriksaan sebagai saksi hari Senin (10 Januari) nanti," ujarnya.
Seperti diketahui, cuitan Ferdinand Hutahaean soal 'Allahmu ternyata lemah' bikin heboh jagat Twitter. Ferdinand kemudian dilaporkan oleh sejumlah pihak ke polisi, salah satunya ke Bareskrim Polri.
Bareskrim Polri kemudian menindaklanjuti, hingga menaikkan status laporannya ke tahap penyidikan. Di tengah pengusutan kasus, Ferdinand mengaku sudah jadi mualaf sejak 2017.
"Orang tidak pernah tabayun, bertanya kepada saya, saya itu siapa? Saya ini juga sebagai seorang muslim, sudah mualaf sejak 2017 ya. Jadi aneh bagi saya ketika ada orang Islam merasa dilecehkan agamanya," ujar Ferdinand lewat pesan suara kepada wartawan, Jumat (7/1).
Mantan kader Partai Demokrat tersebut meminta maaf karena sudah membuat heboh. Ia mengaku tidak pernah berniat menyerang pihak mana pun.
"Saya Ferdinand Hutahaean ingin menyampaikan satu hal terkait cuitan saya yang menjadi riuh tanggal 4 Januari kemarin. Sesungguhnya tidak ada niatan saya untuk menjadikan itu riuh atau gaduh dan tak ada niatan saya untuk menyerang siapa pun," ucap Ferdinand.
"Karena kekhilafan saya mungkin karena pemahaman agama saya, yang masih sangat dangkal, sangat pendek, oleh karena itu, mohon kiranya kepada para ulama untuk bisa membimbing saya, dan keluarga saya supaya ke depan ini bisa menjadi muslim yang lebih baik," imbuhnya.
Sumber: [detik.com]
BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau Nyatakan Perang terhadap Narkoba, Satgas Terpadu Dikerahkan Serentak
BEDELAU.COM --Ancaman narkoba mengkhawatirkan, denga.
Lima Pengedar dan Penikmat Perusak Saraf di Pinggir Bengkalis Diringkus Polisi
BEDELAU.COM --Jajaran Polsek Pinggir Polres Bengkali.
Negosiasi Tarik Mobil Berujung Ricuh, Pria di Pekanbaru Dikeroyok Diduga Debt Collector
BEDELAU.COM --Aksi pengeroyokan terjadi di sebuah ke.
Gunakan Gagang Sendok Buka Borgol, Tahanan Kejari Inhil Coba Melarikan Diri Usai Sidang
BEDELAU,COM --Seorang tahanan Kejaksaan Negeri (Keja.
Ayah Kandung di Pelalawan Diamankan Usai Diduga Rudapaksa Anak 13 Tahun
BEDELAU.COM --Kepolisian Sektor (Polsek) Langgam, Ka.
Eks Dirut PT SPR Rahman Akil Divonis 4 Tahun 7 Bulan Penjara
BEDELAU.COM --Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








