• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Pendidikan
  • Pekanbaru

Antisipasi Kekerasan Terhadap Perempuan Berdayakan Tim Penggerak PKK

Redaksi

Jumat, 06 Januari 2023 21:16:19 WIB
Cetak
Antisipasi Kekerasan Terhadap Perempuan Berdayakan Tim Penggerak PKK

PEKANBARU,BEDELAU.COM --Dalam  rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pengabdian masyarakat, Kamis (5/1) dilaksanakan penyuluhan di Desa Keranji Guguh Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak. Penyuluh terdiri atas dosen yakni Dr Hj Hernimawati MSi, Dr Hj Surya Dailiati MSi dan Sudaryanto MSi serta mahasiswa; Jeni Saputri. Kegiatan dilaksanakan di aula desa.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kampung (desa) Keranji Guguh, Nurihwan Andi Nugroho dan dihadiri Ketua Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) beserta anggota. Dalam sambutannya Nurihwan mengajak ibu-ibu untuk senantiasa mengantisipasi kekerasan dalam rumah tangga dengan cara berpakaian dan berhias yang sopan sehingga tidak menimbulkan kenginan orang lain untuk berbuat maksiat.

“Misalnya ibu-ibu idealnya, berdandan yang menarik di depan suami, jangan malah di luar sehingga menarik orang untuk berkeinginan yang tidak benar. Apalagi sampai pakaian yang terbuka. Begitu juga dengan anak-anak mesti diingatkan; dengan kemajuan zaman dan telnologi jangan mengikuti pola pergaulan dan perilaku yang tidak sesuai dengan bangsa, negara dan agama,” kata Nurihwan.

Sementara Sudaryanto, dalam kesempatan ini mengatakan sebenarnya potensi atau kasus kekerasan terhadap perempuan tidak hanya terjadi di kota tapi juga di desa. Oleh karena itu masyarakat desa khususnya perlu dibekali agar terhindar dari hal tersebut. Bahkan berdasarkan informasi di media cetak, elektronik dan sosial, kasus-kasus yang terjadi juga sampai di lembaga pendidikan dan kantor pemerintah dan swasta, tidak hanya dalam pergaulan.

“Informasi yang kita terima misalnya saat peringatan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan beberapa waktu lalu yang datang ke kampus, kasus-kasus yang terjadi menyebabkan beberapa hal seperti depresi, bunuh diri, berhenti bekerja, berhenti sekolah, tidak mau bergaul,” papar Sudaryanto.

Menurut Deklarasi Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan, PBB, pasal 1, imbuhnya, kekerasan terhadap perempuan adalah segala bentuk tindak kekerasan yang terjadi atas dasar perbedaan jenis kelamin yang mengakibatkan atau akan mengakibatkan rasa sakit atau penderitaan terhadap perempuan termasuk ancaman, paksaan, pembatasan kebebasan, baik yang terjadi di arena publik maupun domestik.

Bentuknya berupa kekerasan fisik, kekerasan psikologis, kekerasan seksual, penelantaran ekonomi. Oleh karena itu khususnya kaum perempuan dirumah atau di luar rumah, di kampus atau di tempat kos, mesti senantiasa dipantau secara langsung atau tidak langsung. Secara langsung bisa dengan datang bertatap muka, tidak langsung bisa menggunakan handphone.

“Antisipasi dapat juga dilakukan dengan penguatan peran dan fungsi Tim Penggerak PKK dengan memberikan pemahaman tentang budaya Indonesia, agama, moral. Suami bertanggung jawab kepada isteri, isteri bertanggung jawab kepada anak-anak. Respon terhadap keluarga, respon terhadap isteri, respon terhadap anak. Memberikan dukungan kepada korban jika ada, harapannya tentu tidak ada. Memberikan pendampingan kepada korban bukan sebaliknya penghinaan.

Kemudian imbuh Sudaryanto, jika ada yang menjadi korban mesti melapor kepada pihak yang berwenang agar tidak teraniaya atau terzalimi selamanya. Korban tidak boleh mendiamkan apa yang terjadi pada dirinya. Harus ada upaya penguatan diri, melapor kepada orang tua, teman, pihak berwenang dan tetap berdoa kepada Allah SWT.   

Dalam kesempatan ini Sudaryanto juga mengajak kaum perempuan agar meningkatkan pendidikan sehingga paham dengan perkembangan zaman dan teknologi, memiliki pengetahuan yang luas. Bagi yang sudah menyelesaikan Pendidikan SMA sederajat ia mengaa untuk berkuliah di Universitas Lancang Kuning karena memiliki berbagai program studi.

“Universitas Lancang Kuning sebagai kampus kebanggan masyarakat Riau perlu menjadi wadah masyarakat untuk melanjutkan pendidikan dan karir. Apalagi saat ini sudah banyak mahasiswa yang berprestasi sejak kuliah di Universitas Lancang Kuning. Kemudian lulusan yang dihasilkan juga sudah berkarir, bekerja di dunia pemerintahan maupun non pemerintahan,” katanya


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pendidikan

Disdik Riau Segera Turunkan Tim Pengawas Dalami Kasus Dugaan Pelecehan di Pekanbaru

Kamis, 05 Maret 2026 - 23:04:02 WIB

BEDELAU.COM --Hingga saat ini, Dinas Pendidikan (Dis.

Pendidikan

Beasiswa Sawit 2026 Segera Dibuka

Rabu, 04 Maret 2026 - 21:03:56 WIB

BEDELAU.COM --Kabar gembira bagi siswa dari keluarga.

Pendidikan

Ada Beasiswa dari Pemprov Riau, Tahun Ini Disiapkan Rp62 Miliar

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:14:44 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tel.

Pendidikan

Jangan Salah Pilih Prodi! Ini Gelar Sarjana yang Paling Diburu Perusahaan pada 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:40:50 WIB

BEDELAU.COM --Sarjana di bidang keuangan saat ini me.

Pendidikan

Dosen Pascasarjana Unilak Laksanakan PKM di Malaysia, Bahas Penempatan dan Perlindungan Kerja Migran

Selasa, 04 November 2025 - 11:04:32 WIB

BEDELAU.COM --Tim Dosen Magister Ilmu Hukum Sekolah .

Pendidikan

Olimpiade Fisika ke-XX FKIP UNRI Resmi Berakhir

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:38:55 WIB

BEDELAU.COM --Rangkaian kegiatan Olimpiade Fisika (O.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Bukan omon omon Kakek 70 Tahun di Bengkalis Diduga Cabuli 8 Bocah
09 Maret 2026
Arus Mudik-Balik Lebaran: Angkutan Barang Dibatasi di Sejumlah JTTS, Termasuk Tol Permai
09 Maret 2026
Gagal Dapat Adipura, Begini Penjelasan DLHK Pekanbaru
09 Maret 2026
Gegara Knalpot Brong, Pemuda di Inhil Dibacok Tetangga
09 Maret 2026
Rayakan Momen Lebaran Idulfitri, Tol Trans Sumatera Diskon 30 Persen
09 Maret 2026
Kasus Gratifikasi Abdul Wahid Melebar, Ajudan Ikut Jadi Tersangka
09 Maret 2026
Perdana, MPD ICMI Bersama Pemuda ICMI Bengkalis Gelar Silaturahmi Sekaligus Buka Puasa Bersama
09 Maret 2026
Indonesia Didesak Keluar Board Of Peace, Ini Jawaban Kemlu
09 Maret 2026
Siswa di Kuansing Tewas Tertimbun Longsor Bekas Galian PETI
08 Maret 2026
Usai Tabrak Truk Berhenti, Pengendara Motor di Kampar Tewas Terlindas Truk Tangki
08 Maret 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Indahnya Kebersamaan, Majelis Taklim RW 22 Tebar Takjil dari Sedekah Warga
  • 2 Ternyata Ini Pemicu 11 Gajah Mengamuk di Siak: Berjuang Selamatkan Anak
  • 3 Sat Lantas Polres Bengkalis Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan
  • 4 Rem Blong di Jembatan Siak II, Truk Lindas Dua Pengendara Motor
  • 5 Modus Kredit iPhone, Oknum Bhayangkari di Pekanbaru Tipu Puluhan Warga Rp1,5 Miliar
  • 6 11 Gajah Liar Masuk Perumahan Karyawan PT Arara Abadi di Minas
  • 7 Gerak Cepat Wako Agung, Awal Tahun Jalan Rusak di Pekanbaru Mulai Kembali Diperbaiki

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved