Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Jokowi: Vaksinasi COVID-19 untuk Masyarakat Umum Mulai Pertengahan Februari 2021
BEDELAU.COM --Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, vaksinasi COVID-19 masyarakat bisa dimulai pertengahan Februari 2021. Hal ini bersamaan dengan vaksinasi COVID-19 untuk TNI-Polri dan petugas pelayanan publik.
"Pertama, memang (vaksinasi COVID-19) diprioritaskan untuk tenaga kesehatan. Kemudian berikutnya TNI, Polri, dan petugas pelayanan publik serta masyarakat,
"Nah, ini (masyarakat) nanti berbarengan pada pertengahan Februari 2021. Ya, Saya kira (pertengahan Februari 2021), sudah bisa masuk ke sana," kata Jokowi usai menerima vaksin COVID-19 dosis kedua di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu, 27 Januari 2021 pagi.
Di tahap awal, vaksinasi COVID-19 di Indonesia tengah dilakukan pada tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat. Jokowi mengatakan sudah sekitar 250 ribu tenaga kesehatan yang menerima vaksin COVID-19.
Ia mengakui di awal-awal pelaksanaan vaksinasi COVID-19 masih sedikit jumlah tenaga kesehatan yang divaksin tiap harinya. Namun, Jokowi yakin lewat manajemen lapangan yang baik hal baik suatu hari target jumlah orang yang divaksin setiap hari bisa mencapai 900 ribu orang.
"Itu perlu waktu dan manajemen lapangan yang lebih baik. Itu yang saya sampaikan ke Menkes (Budi Gunadi Sadikin)," tuturnya.
Di kesempatan itu, Jokowi juga berpesan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak) meski sudah divaksin.
"Jangan lupa protokol kesehatan dijaga secara disiplin, ya memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak itu penting. Kuncinya juga ada di situ (3M), menjaga protokol kesehatan. Hindari kerumunan dan kurangi mobilitas," pesan Jokowi.
Sumber: [liputan6.com]
RIAUREVIEW.COM --Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, vaksinasi COVID-19 masyarakat bisa dimulai pertengahan Februari 2021. Hal ini bersamaan dengan vaksinasi COVID-19 untuk TNI-Polri dan petugas pelayanan publik.
"Pertama, memang (vaksinasi COVID-19) diprioritaskan untuk tenaga kesehatan. Kemudian berikutnya TNI, Polri, dan petugas pelayanan publik serta masyarakat,
"Nah, ini (masyarakat) nanti berbarengan pada pertengahan Februari 2021. Ya, Saya kira (pertengahan Februari 2021), sudah bisa masuk ke sana," kata Jokowi usai menerima vaksin COVID-19 dosis kedua di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu, 27 Januari 2021 pagi.
Di tahap awal, vaksinasi COVID-19 di Indonesia tengah dilakukan pada tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat. Jokowi mengatakan sudah sekitar 250 ribu tenaga kesehatan yang menerima vaksin COVID-19.
Ia mengakui di awal-awal pelaksanaan vaksinasi COVID-19 masih sedikit jumlah tenaga kesehatan yang divaksin tiap harinya. Namun, Jokowi yakin lewat manajemen lapangan yang baik hal baik suatu hari target jumlah orang yang divaksin setiap hari bisa mencapai 900 ribu orang.
"Itu perlu waktu dan manajemen lapangan yang lebih baik. Itu yang saya sampaikan ke Menkes (Budi Gunadi Sadikin)," tuturnya.
Di kesempatan itu, Jokowi juga berpesan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak) meski sudah divaksin.
"Jangan lupa protokol kesehatan dijaga secara disiplin, ya memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak itu penting. Kuncinya juga ada di situ (3M), menjaga protokol kesehatan. Hindari kerumunan dan kurangi mobilitas," pesan Jokowi.
Sumber: [liputan6.com]
BERITA LAINNYA +INDEKS
Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Tanggal 21 Maret
BEDELAU.COM --Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H .
Mudik Lebaran 2026 Makin Enak! 3 Tol Trans-Sumatera Ini Dibuka Gratis
BEDELAU.COM --Mudik Lebaran 2026 membawa kabar baik .
THR ASN Sudah Cair Rp 3,12 Triliun, Target Rampung Pekan Depan
BEDELAU.COM --- Pemerintah mulai menyalurkan tu.
Prabowo Tampung Aspirasi Indonesia Keluar dari Board of Peace
BEDELAU.COM --Presiden Prabowo Subianto memastikan I.
SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS
JAKARTA,BEDELAU.COM – Serikat Media Siber Indonesi.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








