Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Disdik Catat Puluhan Anak di Pekanbaru Putus Sekolah
PEKANBARU,BEDELAU.COM --Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mengklaim jumlah anak putus sekolah di kota ini tidak banyak. Dinas mendata jumlah anak putus sekolah di Kota Pekanbaru hanya berkisar 30 orang.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal mengatakan, jumlah anak putus sekolah mulai berkurang. Ia menyebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya menjangkau anak putus sekolah agar mereka bisa mengenyam jenjang pendidikan.
"Untuk jumlah anak putus sekolah di Pekanbaru sekarang sudah tidak banyak. Kita sudah bekerja sama dengan berbagai elemen agar melaporkan ke kita kalau menemukan ada anak yang putus sekolah. Kita akan masukkan ke sekolah secara gratis terutama untuk SD dan SMP. Data sementara atau perkiraan jumlahnya hanya sekitar 30 an orang," kata Jamal, Minggu (2/7).
Jamal menjelaskan, jika anak yang putus sekolah itu tidak mau bersekolah resmi, Disdik akan membantu memasukkan mereka ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Dari 37 PKBM di Pekanbaru itu, 1 di antaranya berstatus negeri.
"Agar penanganannya lebih cepat, jika ada masyarakat yang menemukan anak putus sekolah segera lapor ke kita," ucap Jamal.
Jamal mengakui, di Kota Pekanbaru masih ada anak- anak yang berjualan di persimpangan lampu merah. Namun dia mengatakan, jangan dikira anak- anak itu tidak sekolah sebab pekerjaan itu dilakukan hanya sambilan setelah mereka pulang sekolah atau sebelum mereka pergi ke sekolah.
"Kami sudah cek langsung ke lapangan. Tidak semua anak- anak yang jualan di lampu merah itu tidak sekolah. Intinya kita berkomitmen untuk menyelesaikan masalah anak putus sekolah itu. Saya memang tidak bisa katakan sudah 100 persen anak di Pekanbaru sekolah, tapi faktanya sekarang memang sulit mencari anak yang tidak sekolah, kalau ada kami siap membantu," jelas Jamal.
Jangankan anak yang berwarga negara Indonesia, Jamal bahkan menyebut anak yang berasal dari Imigran saja banyak yang sudah dibantu untuk bersekolah dengan jumlah 50 orang lebih.
Ditanyakan, bantuan seperti apa yang diberikan Pemko Pekanbaru melalui Disdik terhadap anak yang putus sekolah itu, Jamal menjawab, selain memasukkan ke sekolah, Disdik juga akan membantu seragamnya.
Sumber: riauaktual.com
Wako Pekanbaru Buka Seminar Internasional Fakultas Pendidikan dan Vokasi Unilak
BEDELAU.COM --Walikota Pekanbaru yang juga alumni Un.
Buka Wawasan Perguruan Tinggi, Siswa SMA AS-SHOFA Kunjungi Kampus Unilak
BEDELAU,COM -- Guru dan siswa kelas XI SMA Ashofa me.
Puluhan Dosen Unilak Raih Pendanaan Hibah Penelitian dan Pengabdian Kemdiktisaintek 2026
BEDELAU.COM --Universitas Lancang Kuning Riau (Unila.
Bukan omon omon Disdik Riau Terbitkan SE: Sekolah Dilarang Keras Tahan Ijazah Siswa dengan Alasan Apa Pun
BEDELAU.COM --Disdik Riau secara resmi, Rabu (15/4) .
FK Unri Luncurkan 5 Prodi Dokter Spesialis Baru
BEDELAU.COM --Fakultas Kedokteran Universitas Riau (.
Beasiswa SDM Sawit 2026 Dibuka, Ini Tips Lolos dari Penerima Tahun Lalu
BEDELAU.COM --Kabar baik bagi anak-anak petani dan p.








