Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Mulai 15 Februari 2021, 8 Stasiun Layanani Tes dengan GeNose
BEDELAU.COM --PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah ketersediaan alat deteksi dini Covid-19 dengan menggunakan GeNose C19.
Sebelumnya, GeNose hanya tersedia di dua stasiun, yaitu Stasiun Yogyakarta dan Pasar Senen.
Mulai 15 Februari 2021, PT KAI menambah 6 stasiun lagi yang menyediakan tes GeNose.
Adapun keenam stasiun tersebut yaitu Stasiun Gambir, Solo Balapan, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, dan Surabaya Pasar Turi.
Dengan demikian, total ada 8 stasiun yang menyediakan GeNose C19.
"Kami bekerja sama dengan rekan-rekan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menambah GeNose, di mana pada 15 Februari besok, kita tambah lagi GeNose di 6 stasiun," ujar Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo saat ditemui di Stasiun Tugu Yogyakarta, Minggu (14/2/2021).
Ia mengatakan, semenjak digunakan di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Tugu, GeNose mendapatkan sambutan positif dari masyarakat untuk digunakan sebagai deteksi dini Covid-19.
"Antusiasme masyarakat ini luar biasa, karena proses menggunakan GeNose tidak sakit, proses sederhana, dan yang penting harganya murah. Tiket kereta api ada Rp 70.000, Rp 80.000, kalau pakai tes lain habisnya bisa Rp 150.000," kata Didiek.
Sedangkan, biaya yang digunakan penumpang kereta untuk melakukan tes dengan GeNose yaitu sebesar Rp 20.000.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dirinya melakukan kunjungan ke Yogyakarta, tepatnya ke Stasiun Tugu, untuk memastikan penggunaan GeNose sebagai alat deteksi dini berjalan dengan baik.
"Saya ke Yogyakarta ini untuk memastikan pemanfaatan GeNose berjalan dengan baik. Kita sudah melakukannya di Tugu dan Pasar Senen," kata dia.
Perluasan penggunaan GeNose di stasiun dinilai penting dilakukan. Apalagi GeNose merupakan alat buatan Indonesia.
"Sehingga protokol kesehatan dapat diterapkan di mana saja, di kantor-kantor, lapangan terbang, karena ini mudah, tidak sakit dan murah," kata dia.
Ia mengatakan, penggunaan GeNose harus dipastikan dengan profesional, sehingga data atau hasil yang didapat juga akurat.
Dalam kunjungannya ke Yogyakarta, Budi Karya Sumadi juga membagikan masker kepada penumpang kereta yang sedang antre untuk melakukan rapid test dan juga test menggunakan GeNose.
Sumber: [kompas.com]
BERITA LAINNYA +INDEKS
Pertamina Tegaskan Beli BBM Tak Perlu Tunjukkan STNK
BEDELAU.COM ---PT Pertamina Patra Niaga menegaskan m.
Al-Hafiz KH. Ariful Makhali Hadir di Bahar Mulya, Kades M. Saidiner Tegaskan Dukungan untuk Palestina
MUARO JAMBI, BEDELAU.COM — Safari dakwah bersama A.
KH. Ariful Makhali Hadir di SMA Negeri 3 Muaro Jambi, Laksanakan Salat Istisqa dan Ceramah Maulid Nabi
MUARO JAMBI - BEDELAU.COM — Al-Hafiz KH. Ariful Ma.
Jum’at Berkah Subuh Kembali Berlanjut di Meureudu, Peduli Marbot dan Pembersih Jalan
BEDELAU.COM – Rangkaian kegiatan Jum’at Berkah S.
Al-Hafiz KH. Ariful Makhali, MH., SQI., CMQ., CMA. Beri Tausiyah kepada Santri Nurul Iman Muaro Jambi
MUARO JAMBI, BEDELAU.COM — Pondok Pesantren Nurul .
Yusril Tegaskan Hukum Tak Boleh Tebang Pilih, Termasuk Jika Ormas Terbukti Terlibat Kericuhan
BEDELAU.COM --Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM,.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








