Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Besok Pendaftaran SNBP Dibuka, Calon Mahasiswa Boleh Pilih Dua Prodi
BEDELAU.COM --Pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) jalur seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP) resmi dibuka besok (14/2).
Calon mahasiswa diperbolehkan memilih dua program studi (prodi), namun dengan beberapa ketentuan.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2024 Ganefri menyatakan, pendaftaran SNBP dibuka hingga 28 Februari 2024.
Jalur itu merupakan seleksi non-tes sehingga seleksi berdasar nilai rapor dan prestasi lainnya. Khusus 11 prodi tertentu di bidang olahraga dan seni, wajib menyertakan portofolio.
Pada seleksi jalur SNBP, kata Ganefri, calon mahasiswa diperbolehkan memilih dua prodi. Namun, biasanya kampus lebih memprioritaskan prodi pilihan pertama.
“Kalau kuota sudah terpenuhi, maka nggak melihat lagi pilihan kedua. Karena tadi, perguruan tinggi memberi prioritas ke pilihan pertama,” paparnya dalam Sosialisasi Pendaftaran SNBP Tahun 2024 secara daring kemarin (12/2).
Dia mewanti-wanti siswa untuk memilih sesuai passion dan menempatkannya pada pilihan pertama.
Sumber: Jawapos.com
Dosen FH Unilak Edukasi Warga Agrowisata tentang Perkawinan Tidak Tercatat
PEKANBARU,BEDELAU.COM --Persoalan perkawinan masih m.
Dosen Ilmu Lingkungan Pascasarjana Unilak Dorong Pemanfaatan Lahan Pekarangan di Kelurahan Agrowisata
PEKANBARU,BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyar.
Dosen FEB Universitas Lancang Kuning Gelar Pelatihan PPh Pasal 21 bagi Siswa SMKS Korpri Duri
BEDELAU.COM --Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis .
Penguatan Kompetensi Guru SMK 5 Agustus dalam Menyusun Buku Ajar Digital Berbasis AI
BEDELAU.COM --Transformasi digital yang semakin pesa.
Disdik Pekanbaru Tunda Pengumuman Hasil SPMB Tingkat SMP, Ini Alasannya
BEDELAU.COM --Penundaan pengumuman dipicu lonjakan p.








