• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Sudah 14 Jam Pekanbaru Listik Padami: Air Habis, Bingung Mandi di Mana

Redaksi

Rabu, 05 Juni 2024 11:38:19 WIB
Cetak
Sudah 14 Jam Pekanbaru Listik Padami: Air Habis, Bingung Mandi di Mana
Ilustrasi/foto: cakaplah.com

BEDELAU.COM --Padamnya listrik di sebagian besar wilayah Pekanbaru mendapat gelombang protes dari sejumlah masyarakat pelanggan PLN.

Sebagian besar wilayah pemadaman listrik terjadi rata rata lebih 8 jam, bahkan ada yang sampai 10 hingga 14 jam. Tak hanya itu terjadi dua kali pemadaman seperti di wilayah Panam, Rumbai dan Pandau.

"Di Perumahan Unri dan sekitaran jalan UKA ini sudah dia kali pada, dari mulai kemarin jam 14.00 WIB kemudian nyala jam 21.00 WIB. Kemudian di dini hari tadi mulai padam jam 00.00 WIB dan sampai pukul 8.20 WIB," kata salah seorang warga, Rahma, Rabu (5/6/2024) pagi.

Rahma pun mengaku kesal akibat padamnya listrik yang lama tersebut. Menurutnya banyak hal yang terhambat karena pemadaman tersebut.

"Anak-anak rewel karena listrik padam, kemudian karena pemadaman berimbas pada tidak bisa beroperasinya tempat galon isi ulang, imbasnya galon air di rumah terpaksa harus beli yang premium di minimarket untuk sementara. Belum lagi isi kulkas yang tentunya jadi tidak segar karena listrik padam," keluhnya.

Hal yang sama dikeluhkan Adri, salah seorang warga Rumbai. Menurutnya di wilayah tersebut listrik padam mulai pukul 18.00 WIB sampai jam 02.00 dini hari.

Belum lagi di Pandau, di wilayah ini listrik padam sejak malam hari hingga pagi ini masih belum nyala.

"Di Sidomulyo Timur pada dari jam 11.00 siang sampai 16.00 WIB. Nyala kemudian jam 22.00 WIB mati lagi pagi ini baru nyala," kata salah seorang warga, Tati.

Warga Jalan Datuk Tunggul, Jelprison mengatakan jika di rumahnya mati lampu jelang azan magrib. Kemudian sempat menyala tengah malam dan padam lagi bahkan hingga kini belum menyala lagi.

"Total sekitaran 14 jam sudah mati lampu. Warga kehabisan air, tak bisa masak juga. Anak-anak sekolah kan harus mandi. Air tak ada. Tadi tinggal sedikit air itulah dicukup-cukupkan," keluhnya.

Tak hanya itu, akibat pemadaman listrik ini jaringan internet menjadi tidak bagus. "Jaringan hancur juga. Haduh sampai kapan ini mati lampu nya. Ini bingung juga mau mandi dimana karena air juga sudah habis," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru dan sekitarnya turut terdampak gangguan kelistrikan yang terjadi di Sumatera Selatan. Akibatnya sejumlah wilayah di Kota Bertuah ikut mati lampu.

"Sebenarnya untuk gangguannya itu di Sumatera Selatan, tapi karena kita sistem interkoneksi Sumatera ini kan satu kesatuan. Jadi karena di sana ada gangguan sehingga terjadi kendala pasokan. Nah kendala pasokan ini terdampaklah sebagian kawasan di Sumatera ini," ujar Manajer Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Riau dan Kepri, Tajuddin Nur,  Selasa (4/6/2024).

Lebih lanjut dirinya juga mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu informasi dari P3BS.

"Kami belum bisa memastikan apa penyebabnya, bagaimana penanganannya. Kita juga terus memantau perkembangannya," Cakapnya.

Namun yang pasti dikatakan Tajudin, PLN terus berupaya melakukan penormalan.

"Kami secara medsos juga sudah menyampaikan permohonan maaf terkait adanya gangguan transmisi di pulau Sumatera. Pihak PLN terus bekerja keras untuk proses penormalan. Kalau ada info terbaru nanti akan kami sampaikan kembali. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat," pungkasnya.

 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Yayasan Putri Indonesia Resmi Cabut Gelar Puteri Indonesia Riau 2024

Rabu, 29 April 2026 - 21:17:36 WIB

BEDELAU.COM --Panggung kemegahan kontes kecantikan n.

Daerah

Fenomena Bunuh Diri di Pelalawan Mengkhawatirkan, Warga Terbangiang Kembali Ditemukan

Rabu, 29 April 2026 - 20:51:31 WIB

BEDELAU.COM --Fenomena kasus dugaan bunuh diri di Ka.

Daerah

Ceceran Tanah Timbun di Sudirman Makan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 20:48:46 WIB

BEDELAU,COM --Tanah timbun dari aktivitas proyek pem.

Daerah

Pemko Pekanbaru Evaluasi Program 1 ASN 1 RW, Pastikan Pelayanan Sentuh Masyarakat

Rabu, 29 April 2026 - 20:38:09 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, men.

Daerah

Pemprov Riau Gesa Proses Penerbitan Izin Pertambangan Rakyat di Kuansing

Selasa, 28 April 2026 - 19:43:14 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mel.

Daerah

Pertama Kali di Rohul, JCH Dilepas dari Bandara Tuanku Tambusai

Selasa, 28 April 2026 - 19:35:28 WIB

BEDELAU.COM --- Pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JC.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Penyimpangan Penanganan Sitaan Rokok Ilegal di Bea Cukai Dumai, Ketua KNPI Riau Tegaskan Hal ini
29 April 2026
Yayasan Putri Indonesia Resmi Cabut Gelar Puteri Indonesia Riau 2024
29 April 2026
Heboh, Korban Kasus Dugaan Pelecahan Seksual di UNRI Capai 30 Orang
29 April 2026
Fenomena Bunuh Diri di Pelalawan Mengkhawatirkan, Warga Terbangiang Kembali Ditemukan
29 April 2026
Ceceran Tanah Timbun di Sudirman Makan Korban
29 April 2026
Unilak Wisuda 1.253 Lulusan, Rektor: Mohon Doa S3 Hukum dan S2 Kenotariatan Unilak Berdiri
29 April 2026
Pemko Pekanbaru Evaluasi Program 1 ASN 1 RW, Pastikan Pelayanan Sentuh Masyarakat
29 April 2026
Alami Pendarahan Hingga Cacat, 15 Orang Jadi Korban dari Klinik Kecantikan di Riau
29 April 2026
Diciduk di Bukittinggi! Eks Finalis Putri Indonesia Riau Jadi Tersangka Dokter Gadungan
29 April 2026
Pemprov Riau Gesa Proses Penerbitan Izin Pertambangan Rakyat di Kuansing
28 April 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Berita Acara Sudah Disepakati Namun Sampai Saat Ini Belum Ada Respon Dari Perusahaan
  • 2 Misteri Bau Sangit di Kampar: Nita Tewas Terbakar, Suami Malah Hilang Bak Ditelan Bumi!
  • 3 Tol Padang-Pekanbaru Dikebut, Amdal Disiapkan
  • 4 Masa Sanggah Hasil Pemilihan RT/RW Serentak di Pekanbaru Dibuka
  • 5 Lahan Sawit Jutaan Hektare Ternyata Bisa Jadi Pabrik Daging
  • 6 Penertiban PETI di Kuansing, Polsek Singingi Hilir Musnahkan Tiga Rakit di Sungai Bawang
  • 7 Rafale Sudah di Riau, Sistem Keamanan Lanud Roesmin Nurjadin Langsung Diperketat

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved