• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Mantan Bupati Rohil Diperiksa Enam Jam di Kejati Riau atas Dugaan Korupsi Dana Participating Interest

Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 20:36:20 WIB
Cetak
Mantan Bupati Rohil Diperiksa Enam Jam di Kejati Riau atas Dugaan Korupsi Dana Participating Interest
Mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil), Afrizal Sintong, turut diperiksa oleh penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Senin (21/7/2025),

BEDELAU.COM --Proses penyidikan dugaan korupsi dana Participating Interest (PI) 10 persen dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Tahun Anggaran 2023–2024 terus bergulir. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau memperdalam penyelidikan dengan memanggil sejumlah saksi penting.

Kali ini, mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil), Afrizal Sintong, turut diperiksa oleh penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Senin (21/7/2025), terkait aliran dana yang nilainya mencapai Rp551,4 miliar.

Tak hanya Afrizal, penyidik juga memeriksa Plt Direktur Utama PT SPRH, Rahmat Hidayat, serta Tiswarni, Komisaris di BUMD milik Pemerintah Kabupaten Rohil.

"Iya, benar. Pemeriksaan dilakukan guna mengungkap lebih lanjut dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana PI," kata Zikrullah, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Riau.

Lebih lanjut, Zikrullah juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih ada saksi yang mangkir dari panggilan penyidik, salah satunya Zulkifli, yang diketahui menjabat sebagai penasihat hukum PT SPRH.

"Zulkifli sudah tiga kali dipanggil tapi belum hadir juga. Ini menjadi catatan serius bagi kami dalam upaya pengungkapan kasus ini secara tuntas," ungkapnya.

Kasus dugaan korupsi dana PI ini mulai disorot setelah ditemukan indikasi bahwa dana sebesar Rp551.473.883.895 tidak dikelola sesuai peraturan perundang-undangan.

Hal ini mendorong Kejati Riau meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: PRINT-06/L.4/Fd.1/06/2025, tertanggal 11 Juni 2025.

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa sejumlah pihak, termasuk Bendahara PT SPRH, Sundari, serta melakukan penggeledahan di beberapa lokasi penting di Bagansiapiapi, seperti kantor PT SPRH dan rumah mantan pejabat direksi. Dalam penggeledahan itu, sejumlah dokumen penting berhasil disita.

"Kami mendalami apakah terjadi pelanggaran sistematis dalam pengelolaan dana PI yang seharusnya menjadi hak daerah dan rakyat," pungkas Zikrullah.

Diperiksa Hampir Enam Jam

Pemeriksaan terhadap Afrizal dilakukan tim Jaksa Pidana Khusus Kejati Riau, hampir empat jam dan keluar dari ruang penyidik sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat dikonfirmasi, Afrizal mengaku dicecar sekitar 20 pertanyaan oleh tim penyidik.

"Hanya diperiksa sebagai saksi saja. Sekitar 20 pertanyaan. Tapi, itu semua seputar dana PI," ujar Afrizal singkat kepada wartawan di luar Gedung Kejati Riau.

Meski demikian, Afrizal enggan menjelaskan secara rinci materi pertanyaan yang diajukan penyidik.

Ketika ditanya apakah dana PI digunakan untuk kepentingan politiknya saat mencalonkan diri kembali sebagai Bupati, Afrizal langsung membantah. "Tidak ada," tegasnya.

Pemeriksaan terhadap Afrizal menjadi salah satu bagian penting dalam mengurai alur pengelolaan dana PI yang diterima PT SPRH dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk periode 2023-2024. Nilai dana yang disorot publik ini mencapai Rp551.473.883.895.

"Hari ini kami memanggil empat saksi. Tiga di antaranya hadir, termasuk mantan Bupati Rohil, Afrizal Sintong," terang Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Riau, Zikrullah, kepada wartawan.

Tiga saksi yang hadir selain Afrizal yakni Rahmat Hidayat selaku Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT SPRH, dan Tiswarni selaku Komisaris PT SPRH. Sementara penasihat hukum PT SPRH, Zulkifli, tidak hadir tanpa keterangan.

Zikrullah menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap Afrizal merupakan yang pertama kalinya dalam penyidikan kasus ini. Namun, ia belum bisa membuka materi pemeriksaan karena masuk dalam ranah penyidikan.

"Terkait materi, kami belum bisa sampaikan. Tapi yang pasti, pemeriksaan ini akan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan penyidikan," jelas Zikrullah.

Zikrullah juga menegaskan, penyidik masih mendalami peran-peran strategis dari sejumlah pihak dalam pengelolaan dana PI tersebut.

"Penyidikan ini terus berjalan, dan kami harapkan bisa segera merampungkan berkas untuk menentukan siapa yang akan bertanggung jawab," bebernya.

Kasus ini naik ke tahap penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejati Riau Nomor: PRINT-06/L.4/Fd.1/06/2025 tertanggal 11 Juni 2025. Diduga kuat, pengelolaan dana PI oleh PT SPRH tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa sejumlah pihak termasuk bendahara PT SPRH, Sundari, serta menggeledah kantor PT SPRH dan rumah para mantan direksi di Bagansiapiapi, Kabupaten Rohil. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting.

"Semua langkah ini dilakukan untuk mengungkap aliran dana dan pertanggungjawaban hukum dari masing-masing pihak terkait," pungkas Zikrullah.

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01:26 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah pencarian ayah berakhir di ruan.

Hukrim

Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:59:37 WIB

BEDELAU.COM --Praktik dugaan perdagangan ilegal baha.

Hukrim

Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:00:07 WIB

BEDELAU.COM --Seekor kera yang masuk ke area gardu i.

Hukrim

Sabu 56,64 Gram dan 28 Cartridge Etomidate Disita dari Kamar Kos Perempuan di Pekanbaru

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:42:39 WIB

BEDELAU.COM --Satresnarkoba Polresta Pekanbaru mengu.

Hukrim

Sasar Wisma di Pangkalan Kerinci, Polisi Ciduk Pria Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:52:26 WIB

BEDELAU.COM --Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Reso.

Hukrim

Polisi Sisir 8 THM di Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:45:01 WIB

BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
DPRD Kepulauan Meranti Terima Kunjungan Edukasi SMPN 1 Tebing Tinggi, Bahas Tupoksi hingga Penanganan Perundungan
26 Oktober 2026
Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan
25 Oktober 2026
Bupati Asmar Siap Hadiri Upacara Hari Santri, Meranti Diusulkan Jadi Tuan Rumah Hari Santri Riau 2027
25 Oktober 2026
Kawal Instruksi Wali Kota, Kabid SD Pastikan Gotong Royong Massal Bulanan Berjalan Penuh Semangat
24 Oktober 2026
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan
  • 2 Ironi Riau, Raja Migas dan Sawit Indonesia yang Kehilangan Momentum Emas
  • 3 Tiga Hari Razia, 47 Kendaraan Bertonase Besar di Pekanbaru Diamankan
  • 4 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 5 Sabu 56,64 Gram dan 28 Cartridge Etomidate Disita dari Kamar Kos Perempuan di Pekanbaru
  • 6 Sasar Wisma di Pangkalan Kerinci, Polisi Ciduk Pria Positif Narkoba
  • 7 Harga Cabai Pekanbaru Bikin Geleng Kepala

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved