• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pelalawan

Jalintim Berubah Jadi Ular Besi , Polisi Ngamuk Kejar Sopir yang Potong Kompas!

Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 18:44:08 WIB
Cetak
Jalintim Berubah Jadi Ular Besi , Polisi Ngamuk Kejar Sopir yang  Potong Kompas!
Polisi lalulintas memindak pengendara yang melawan arah pada kemacetan parah di Jalan Lintas Timur Km 75, Pelalawan, Kamis, 25 Juni 2026. (sumber: istimewa)

BEDELAU.COM --Jalan Lintas Timur KM 75 Pelalawan, Riau, dipadati antrean kendaraan pada Kamis, 25 Juni 2026. Kemacetan panjang terjadi akibat pekerjaan perbaikan jalan di kawasan tersebut. Situasi semakin rumit ketika sejumlah pengendara nekat menggunakan jalur berlawanan arah dan memicu perlambatan arus lalu lintas dari dua sisi sekaligus.

Jalur yang menjadi penghubung penting antarprovinsi itu sejak pagi dipenuhi kendaraan logistik, angkutan umum, hingga mobil pribadi. Di tengah kepadatan tersebut, petugas lalu lintas terlihat bekerja tanpa henti mengatur pergerakan kendaraan agar antrean tidak semakin panjang.

Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Riskyan, mengatakan kemacetan tidak semata dipicu pekerjaan perbaikan jalan. Faktor kedisiplinan pengguna jalan juga memberi pengaruh besar terhadap kondisi di lapangan.

Menurut AKP Tatit Riskyan, sejumlah pengendara memilih mengambil jalur lawan arah untuk mempercepat perjalanan. Langkah itu justru mempersempit ruang gerak kendaraan dari arah berseberangan dan membuat arus lalu lintas tersendat lebih lama.

"Personel sudah memasang rambu dan spanduk imbauan. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan sejak awal. Masih ada pengendara yang tidak mengindahkan aturan sehingga memperlambat pergerakan kendaraan lain," kata Tatit Riskyan, Kamis, 25 Juni 2026.

Pemandangan kendaraan saling berebut ruang terlihat di sejumlah titik. Truk-truk besar yang membawa hasil industri dan logistik harus bergerak perlahan mengikuti sistem buka-tutup jalur selama proses perbaikan berlangsung.

Satlantas Polres Pelalawan kemudian mengambil langkah tegas. Pengendara yang terbukti menerobos jalur dan melanggar aturan lalu lintas langsung diberikan sanksi tilang di lokasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan efek jera sekaligus menjaga hak pengguna jalan lain yang telah tertib mengikuti aturan selama melintas di kawasan proyek.

"Kami melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang terjadi. Tujuannya agar pengguna jalan memahami pentingnya tertib berlalu lintas dan menghormati pengendara lain," ujar Tatit Riskyan.

Selain melakukan penindakan, personel kepolisian terus disiagakan di sepanjang titik kemacetan. Pengaturan dilakukan secara manual guna mempercepat penguraian antrean kendaraan yang sempat mengular cukup panjang.

Situasi di lapangan juga mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan yang beroperasi di sekitar kawasan tersebut. Kolaborasi berbagai unsur membantu mempercepat penanganan arus kendaraan di jalur strategis tersebut.

Jalan Lintas Timur selama ini menjadi salah satu urat nadi distribusi barang di Pulau Sumatera. Ketika terjadi hambatan pada jalur ini, dampaknya dapat dirasakan hingga ke berbagai daerah yang bergantung pada kelancaran transportasi darat.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Jeki Rahmat Mustika, menjelaskan pekerjaan perbaikan jalan dilakukan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di kawasan yang selama ini rawan terdampak banjir.

Menurut Kombes Jeki Rahmat Mustika, peninggian dan penimbunan badan jalan menjadi langkah penting agar kendaraan tetap dapat melintas saat musim hujan tiba.

"Penimbunan jalan harus segera diselesaikan agar aktivitas lalu lintas dan distribusi logistik tetap berjalan normal. Apresiasi diberikan kepada seluruh personel dan stakeholder yang bekerja di lapangan," kata Jeki.

Perbaikan infrastruktur tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang terhadap persoalan lalu lintas yang selama ini kerap muncul saat debit air meningkat di kawasan Pelalawan.

Meski sempat mengalami kepadatan cukup panjang, kondisi arus kendaraan berangsur membaik setelah pengaturan intensif dilakukan sepanjang hari. Antrean kendaraan mulai terurai dan pergerakan lalu lintas kembali lancar.

Petugas tetap mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu dan arahan selama melintasi area pekerjaan jalan. Kedisiplinan menjadi faktor utama agar kemacetan serupa tidak kembali terjadi.

Peristiwa di KM 75 Pelalawan menjadi gambaran sederhana bagaimana satu pelanggaran kecil dapat memicu dampak besar di tengah kepadatan lalu lintas. Saat sebagian pengendara memilih tertib mengantre, segelintir lainnya justru menciptakan hambatan baru yang memperpanjang waktu perjalanan semua orang.

Kini arus kendaraan di Jalan Lintas Timur Pelalawan telah kembali normal. Aktivitas distribusi barang dan mobilitas masyarakat kembali berjalan seperti biasa. Polisi berharap kesadaran berlalu lintas terus meningkat sehingga proses pembangunan infrastruktur dapat berlangsung lancar tanpa menimbulkan gangguan berkepanjangan.

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026
Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 2 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 3 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 4 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 5 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 6 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap
  • 7 Antrean BBM Riau Mengular, SF Hariyanto Kini Tagih Pertamina: Jangan Main-Main!

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved