• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Siak

Bandar Sabu Pasutri di Siak Digerebek, Polisi Temukan Revolver Rakitan

Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 18:21:05 WIB
Cetak
Bandar Sabu Pasutri di Siak Digerebek, Polisi Temukan Revolver Rakitan
Tiga terduga pengedar sabu ditangkap polisi di Sungai Apit, Siak. (sumber: istimewa)

BEDELAU.COM --Peredaran narkotika di Kabupaten Siak kembali terbongkar setelah polisi menggerebek sebuah rumah di Kampung Merempan, Kecamatan Sungai Apit. Dalam operasi itu, Satresnarkoba Polres Siak menangkap pasangan suami istri berinisial HM dan JJ yang diduga berperan sebagai bandar sabu. Seorang pria berinisial RP juga turut diamankan karena diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat. Warga mengaku resah dengan aktivitas transaksi narkotika yang diduga berlangsung di kawasan tersebut. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan intensif oleh tim Satresnarkoba Polres Siak.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan laporan masyarakat menjadi pintu masuk bagi aparat untuk mengungkap jaringan tersebut. Tim kemudian melakukan pengamatan sebelum bergerak melakukan penggerebekan. Operasi berlangsung pada Kamis, 25 Juni 2026.

"Informasi dari masyarakat sangat membantu pengungkapan kasus ini. Sinergi seperti itu menjadi bagian penting dalam upaya memutus rantai peredaran narkotika," ujar Putu, Sabtu (27/6/2026).

Saat petugas memasuki lokasi, tiga orang langsung diamankan. Mereka adalah HM, istrinya JJ, serta RP yang diduga ikut menjalankan aktivitas peredaran narkoba. Ketiganya kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan barang bukti berupa tiga paket sabu. Total berat bruto sabu yang disita mencapai 11,27 gram. Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai sebesar Rp1,5 juta yang diduga berasal dari hasil transaksi narkotika.

Penyelidikan tidak berhenti di lokasi penangkapan. Polisi kemudian menggeledah seluruh bagian rumah milik HM. Dari proses itulah ditemukan barang bukti lain yang membuat kasus ini semakin serius.

Di dalam rumah, petugas menemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver. Senjata tersebut disimpan di dalam dompet berwarna cokelat. Barang itu disembunyikan di atas tumpukan kain untuk menghindari perhatian orang lain.

Selain revolver rakitan, polisi juga menemukan dua butir peluru aktif. Temuan itu langsung diamankan sebagai barang bukti. Kepemilikan senjata tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan lanjutan.

"Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tersangka mengakui senjata api rakitan itu merupakan miliknya. Kami juga masih menelusuri asal-usul senjata dan amunisi tersebut," kata  Putu.

Dari hasil pemeriksaan awal, HM mengaku memperoleh sabu dari seorang pria berinisial DO. Sosok tersebut kini telah masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO. Polisi masih memburu keberadaannya untuk mengungkap jaringan pemasok narkotika.

Penyidik juga telah memetakan peran masing-masing tersangka. HM bersama istrinya JJ diduga bertindak sebagai bandar yang mengendalikan peredaran sabu. Sementara itu, RP diduga berperan sebagai pengedar yang menyalurkan barang kepada pembeli.

Menurut penyidik, pembagian peran itu diperoleh dari hasil pemeriksaan sementara. Polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya pelaku lain. Seluruh keterangan para tersangka akan dikembangkan untuk memperluas pengungkapan kasus.

"Fokus kami bukan hanya menangkap pelaku yang ada, tetapi juga membongkar seluruh mata rantai jaringan peredaran narkotika hingga ke pemasoknya," ujar Putu.

Kasus ini kini masih terus dikembangkan oleh Satresnarkoba Polres Siak bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya transaksi lain yang melibatkan jaringan tersebut. Pemeriksaan terhadap barang bukti digital dan komunikasi para tersangka juga sedang dilakukan.

Selain memburu DPO berinisial DO, penyidik akan menelusuri asal-usul revolver rakitan yang ditemukan di rumah tersangka. Kepemilikan senjata api ilegal menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan tindak pidana lain. Polisi memastikan seluruh proses penyidikan dilakukan secara menyeluruh.

Pengungkapan ini menjadi peringatan bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius di berbagai daerah di Riau. Aparat berharap masyarakat terus memberikan informasi apabila mengetahui aktivitas yang mencurigakan. Kerja sama antara warga dan kepolisian dinilai menjadi kunci dalam memutus jaringan peredaran narkotika.

Dengan diamankannya tiga tersangka beserta barang bukti narkotika dan senjata api rakitan, polisi kini berupaya mengungkap aktor lain yang diduga berada di balik jaringan tersebut. Penyidikan masih berlangsung hingga seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum. Polisi juga memastikan pengejaran terhadap DPO berinisial DO akan terus dilakukan sampai berhasil ditangkap.

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01:26 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah pencarian ayah berakhir di ruan.

Hukrim

Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:59:37 WIB

BEDELAU.COM --Praktik dugaan perdagangan ilegal baha.

Hukrim

Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:00:07 WIB

BEDELAU.COM --Seekor kera yang masuk ke area gardu i.

Hukrim

Sabu 56,64 Gram dan 28 Cartridge Etomidate Disita dari Kamar Kos Perempuan di Pekanbaru

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:42:39 WIB

BEDELAU.COM --Satresnarkoba Polresta Pekanbaru mengu.

Hukrim

Sasar Wisma di Pangkalan Kerinci, Polisi Ciduk Pria Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:52:26 WIB

BEDELAU.COM --Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Reso.

Hukrim

Polisi Sisir 8 THM di Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:45:01 WIB

BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved