• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Pendidikan
  • Pekanbaru

Rektor UGM Prof Ova: Sekarang Kami Juga Belajar ke Unilak

Redaksi

Ahad, 16 Oktober 2022 21:01:58 WIB
Cetak
Rektor UGM Prof Ova: Sekarang Kami Juga Belajar ke Unilak

PEKANBARU, BEDELAU.COM -- Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof dr Ova Emillia M.MEd, Ed.Sp.OG(K). Ph.D melakukan kunjungan ke Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, untuk melihat dan meninjau program Bank Sampah Unilak. Sabtu/15/10/2022.

Selain Rektor UGM turut hadir, Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama Ignatius Susatyo Wijoyo, M.M., pengurus Kagama Indonesia dan Riau. Dengan menggunakan 5 kendaraan, rombongan Rektor UGM disambut ramah oleh Rektor Unilak Dr Junaidi SS.M.Hum, Wakil Rektor I Dr Zamzami.M.Kom, jajaran Dekan, Kepala LPPM Unilak, Kepala Badan dan Lembaga. Serta turut hadir dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Selama di Unilak Rektor UGM langsung melihat proses pengelolaan Bank Sampah yang ada di Unilak, saat itu Prof Ova melihat proses pembuatan azolla yang menjadi pupuk kompos, melihat hasil kerajinan olahan sampah plastik, dan lain-lain. Bank Sampah Unilak (BSU) merupakan program dibawah LPPM Unilak yang mendapatkan dukungan dari PHR. Salah satu misi BSU adalah bagaimana merubah perilaku masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, dan melakukan pengelolaan/pemilihan sampah sehingga sampah bisa menjadi rupiah.

Di depan Rektor UGM, Dr Junaidi mengatakan bank sampah di sini fungsi edukasi. Yang kami coba lakukan di internal kami dulu kemudian lanjut dibeberapa sekolah-sekolah binaan di Riau. Meskipun itu mungkin sulit untuk merubah kebiasaan kita dalam membuang sampah, tapi kawan-kawan memiliki semangat. Bank Sampah Unilak juga telah kerjasama dengan beberapa rumah sakit khususnya pada sampah non medis dan sudah diolah oleh kawan-kawan.

"Pengelolaan dari bank sampah kami perkenalkan dan ajarkan kepada kelompok-kelompok masyarakat sehingga mereka menghasilkan uang dari situ. Kemudian ada juga kami ajarkan mengenai sampah-sampah organik untuk pembuatan kompos dan produk kerajinan." ujar Dr Junaidi.

Disebutkan Dr Junaidi, mimpi kami adalah bank sampah ini menjadi center of excellent, menjadi mitra pemerintah, menjadi mitra masyarakat dalam pengelolaan sampah. Dalam kesempatan ini tentu kami berharap dengan adanya pakar-pakar di UGM dalam bidang sampah dapat membantu kami dalam pengembangan program-program dan dukungan dari PHR akan lebih lebih bersemangat.

"Dalam catatan kami, ada lebih dari 100mitra/kelompok-kelompok masyarakat yang menjadi mitra kami dalam pengelolaan sampah. Selain itu, Unilak juga memiliki arboretum seluas 11 Ha, di bawah pengelolaan Fakultas Kehutanan dan beberapa dosen kami juga S3 nya di Fakultas Kehutanan UGM. Itu sangat potensi juga untuk kita kembangkan bersama." ucap Dr Junaidi.

Dr Junaidi pun turut menyampaikan kepada Rektor UGM, terkait dengan Unilak memiliki arboretum dan telah mendeklarasikan Unilak menuju kampus ramah disabilitas. "Kami memiliki arboretum seluas 11 Ha. Dalam catatan kami, sudah ada 19 orang mahasiswa disabilitas yang kami terima dan menariknya sebagian ambil jurusan bisnis digital. Menurut saya ini memungkinkan bisa kita lakukan bersama dengan UGM dalam pengembangan disabilitas, pengelolaan sampah, dan lain-lain di Universitas Lancang Kuning," ucapnya.

Sementara itu, Rektor UGM Prof Ova Emillia mengucapkan terima kasih atas kesempatannya untuk dapat berkunjung dan melihat ke Universitas Lancang Kuning yang dikaitkan dengan bank sampah yang sudah diinisiasi.

"Jadi orang berpikir bahwa Universitas besar itu tempat orang belajar tapi sekarang ini kami juga belajar dari Universitas Lancang Kuning. Jadi terima kasih untuk itu jadi satu hal yang memang sedang kami jalankan adalah refocusing untuk kegiatan KKN dari mahasiswa salah satunya adalah untuk mengelola sampah-sampah ini baik organik ataupun anorganik dan kenapa kami memilih sampah karena kami percaya sampah ini merupakan problem di seluruh tempat." ujar Prof Ova.

Dikatakannya lagi, sampah ini bukan problem sederhana, dia berkaitan dengan perilaku orang. Mengubah perilaku itu bukan hal yang mudah mungkin disini mengelolanya saja tetapi mengubah sampai ke perilaku. Jadi saya kira merupakan hal yang bisa kita kerjakan bersama-sama dengan Unilak. Jadi di dalam KKN itu, ini menjadi muatan inti untuk mengajarkan/menularkan yang mengedukasi masyarakat bagaimana mengelola sampah.

"Bagaimana tidak sampah ini menjadi sebab musabab dari banyak hal misalnya tadi tentang pencemaran, itu jelas karena sampah ya pencemaran air terus kemudian juga misalnya banjir. ini juga berpengaruh kualitas air salah satunya adalah dengan banyaknya penyakit dan kalau infeksi. Jadi menangani sampah dari awal ini merupakan suatu modal yang luar biasa." Ujar Prof Ova.

Jadi saya mengucapkan terima kasih, disini (Unilak) kami diberi kesempatan untuk melihat ya meninjau, bagaimana mengelola sampah non-organik ya di sini ya ataupun yang organik yang kami sudah banyak kembangkan adalah yang organik. Kita memerlukan bukan hanya nanti pengetahuan tetapi juga sampai kepada bagaimana kita merekayasa perilaku publik soal sampah. ujar Prof Ova yang merupakan guru besar bidang Kedokteran ini.

Terkait dengan disabilitas itu, UGM siap untuk bekerjasama dengan Unilak. Diceritakan Prof Ova bahwa, sejak 2019 UGM itu sudah mendeklarasi tentang healt University. "Jadi bahwa lingkungan kampus itu haruslah sehat salah satunya itu adalah friendly/ramah terhadap disabilitas. Dan di situ itu nanti mungkin kita bisa saling belajar/ bekerjasama."

Lebih dari dua jam rombongan UGM hadir di Unilak, selain melihat BSU, rombongan juga menikmati durian, dan jajanan tradisonal. Selama dua hari kunjungan ke Riau, Rektor Unilak turut menyertai kunjungan Rektor UGM diantaranya melakukan kunjungan ke SMU 8 Pekanbaru, bertemu dengan pengurus Kagama Riau, serta melakukan MoU dengan Pemrov Riau, perguruan tinggi di Riau.(Rls)

 


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pendidikan

Disdik Riau Segera Turunkan Tim Pengawas Dalami Kasus Dugaan Pelecehan di Pekanbaru

Kamis, 05 Maret 2026 - 23:04:02 WIB

BEDELAU.COM --Hingga saat ini, Dinas Pendidikan (Dis.

Pendidikan

Beasiswa Sawit 2026 Segera Dibuka

Rabu, 04 Maret 2026 - 21:03:56 WIB

BEDELAU.COM --Kabar gembira bagi siswa dari keluarga.

Pendidikan

Ada Beasiswa dari Pemprov Riau, Tahun Ini Disiapkan Rp62 Miliar

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:14:44 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tel.

Pendidikan

Jangan Salah Pilih Prodi! Ini Gelar Sarjana yang Paling Diburu Perusahaan pada 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:40:50 WIB

BEDELAU.COM --Sarjana di bidang keuangan saat ini me.

Pendidikan

Dosen Pascasarjana Unilak Laksanakan PKM di Malaysia, Bahas Penempatan dan Perlindungan Kerja Migran

Selasa, 04 November 2025 - 11:04:32 WIB

BEDELAU.COM --Tim Dosen Magister Ilmu Hukum Sekolah .

Pendidikan

Olimpiade Fisika ke-XX FKIP UNRI Resmi Berakhir

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:38:55 WIB

BEDELAU.COM --Rangkaian kegiatan Olimpiade Fisika (O.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Bukan omon omon Kakek 70 Tahun di Bengkalis Diduga Cabuli 8 Bocah
09 Maret 2026
Arus Mudik-Balik Lebaran: Angkutan Barang Dibatasi di Sejumlah JTTS, Termasuk Tol Permai
09 Maret 2026
Gagal Dapat Adipura, Begini Penjelasan DLHK Pekanbaru
09 Maret 2026
Gegara Knalpot Brong, Pemuda di Inhil Dibacok Tetangga
09 Maret 2026
Rayakan Momen Lebaran Idulfitri, Tol Trans Sumatera Diskon 30 Persen
09 Maret 2026
Kasus Gratifikasi Abdul Wahid Melebar, Ajudan Ikut Jadi Tersangka
09 Maret 2026
Perdana, MPD ICMI Bersama Pemuda ICMI Bengkalis Gelar Silaturahmi Sekaligus Buka Puasa Bersama
09 Maret 2026
Indonesia Didesak Keluar Board Of Peace, Ini Jawaban Kemlu
09 Maret 2026
Siswa di Kuansing Tewas Tertimbun Longsor Bekas Galian PETI
08 Maret 2026
Usai Tabrak Truk Berhenti, Pengendara Motor di Kampar Tewas Terlindas Truk Tangki
08 Maret 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Indahnya Kebersamaan, Majelis Taklim RW 22 Tebar Takjil dari Sedekah Warga
  • 2 Ternyata Ini Pemicu 11 Gajah Mengamuk di Siak: Berjuang Selamatkan Anak
  • 3 Sat Lantas Polres Bengkalis Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan
  • 4 Rem Blong di Jembatan Siak II, Truk Lindas Dua Pengendara Motor
  • 5 Modus Kredit iPhone, Oknum Bhayangkari di Pekanbaru Tipu Puluhan Warga Rp1,5 Miliar
  • 6 11 Gajah Liar Masuk Perumahan Karyawan PT Arara Abadi di Minas
  • 7 Gerak Cepat Wako Agung, Awal Tahun Jalan Rusak di Pekanbaru Mulai Kembali Diperbaiki

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved