Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Terkait Aplikasi Digital, Dosen FH Unilak Laksanakan Pengabdian tentang Perlindungan Data Pribadi
PEKANBARU,BEDELAU.COM --Peningkatan permintaan akan data pribadi sebagai syarat dalam melakukan akses atau transaksi digital menimbulkan ancaman atas hak privasi seseorang akan data pribadinya. Data pribadi dapat diakses oleh pihak pengendali data dan berpotensi disebarluaskan kepada pihak lain untuk mendapatkan keuntungan.
Melihat fenomena seperti akses oleh pihak pengendali data yang berpotensi disebarluaskan kepada pihak lain untuk mendapatkan keuntungan. Maka untuk melindungi data pribadi di tahun 2022 yang lalu telah diundangkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Namun, pengaturan perlindungan data pribadi dalam undang-undang tersebut belum terlalu populer di masyarakat.
Untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat maka Tim Dosen Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning terdiri dari Dr. Suhendro, S.H. M.Hum sebagai ketua, Devie Rachmat, S.H. M.Kn dan Ade Pratiwi, S.H., M.H. masing-masing sebagai anggota melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelurahan Delima Kecamatan Bina Widya pada 10-12-2023 yang lalu.
“PKM ini bertujuan memberikan pemahaman terhadap masyarakat di kelurahan tersebut tentang perlindungan terhadap data pribadi dalam aplikasi digital berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi”. Ungkap Ade Pratiwi.
Kata Ade Pratiwi “secara positif antusiasme khalayak sasaran cukup baik. Hal ini dapat dilihat terdapat beberapa yang menyampaikan pertanyaan seputar data pribadi”.
“Kegiatan ini bertempat di rumah warga Kelurahan Delima. Pelaksanaan penyuluhan menggunakan metode ceramah dan dialog. Sesi pertama menggunakan metode ceramah. Pemateri menyampaikan bahan/materi dalam bentuk slide power point”.Ujarnya.
“Peserta menyimak materi yang disampaikan pemateri. Peserta terlebih dahulu diberikan kuesioner dengan beberapa pertanyaan tentang perlindungan terhadap data pribadi dalam aplikasi digital, baru kemudian peserta mendapatkan materi penyuluhan. Jawaban yang benar pada kuisioner itu terdapat pada materi yang disampaikan pemateri. Tujuan dari pemberian kuisioner di awal penyampaian materi ialah mengukur pengetahuan peserta.” Pungkas Ade Pratiwi.
Wako Pekanbaru Buka Seminar Internasional Fakultas Pendidikan dan Vokasi Unilak
BEDELAU.COM --Walikota Pekanbaru yang juga alumni Un.
Buka Wawasan Perguruan Tinggi, Siswa SMA AS-SHOFA Kunjungi Kampus Unilak
BEDELAU,COM -- Guru dan siswa kelas XI SMA Ashofa me.
Puluhan Dosen Unilak Raih Pendanaan Hibah Penelitian dan Pengabdian Kemdiktisaintek 2026
BEDELAU.COM --Universitas Lancang Kuning Riau (Unila.
Bukan omon omon Disdik Riau Terbitkan SE: Sekolah Dilarang Keras Tahan Ijazah Siswa dengan Alasan Apa Pun
BEDELAU.COM --Disdik Riau secara resmi, Rabu (15/4) .
FK Unri Luncurkan 5 Prodi Dokter Spesialis Baru
BEDELAU.COM --Fakultas Kedokteran Universitas Riau (.
Beasiswa SDM Sawit 2026 Dibuka, Ini Tips Lolos dari Penerima Tahun Lalu
BEDELAU.COM --Kabar baik bagi anak-anak petani dan p.








