Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Video Rombongan Berseragam Loreng di Polda Metro Viral, TNI Akhirnya Buka Suara
BEDELAU.COM --Video rombongan pria berseragam loreng di kawasan Polda Metro Jaya memicu perhatian luas masyarakat. Rekaman tersebut menimbulkan berbagai spekulasi mengenai identitas kelompok yang terlihat memasuki lingkungan markas kepolisian. TNI segera memberikan penjelasan resmi guna meluruskan informasi berkembang.
Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Muhammad Nas menegaskan informasi mengenai kedatangan prajurit TNI tidak benar. Penegasan itu disampaikan saat dimintai konfirmasi terkait video viral pada Kamis, 9 Juli 2026. TNI memastikan tidak mengirim personel menuju Polda Metro Jaya.
“Tidak benar TNI mendatangi Polda,” tegas Brigjen Muhammad Nas.
Video beredar memperlihatkan sejumlah pria berambut cepak mengenakan seragam loreng hijau membawa senjata. Mereka terlihat berada di halaman Polda Metro Jaya dengan pengamanan personel kepolisian. Rekaman lain memperlihatkan rombongan berjalan melewati kawasan kompleks kepolisian tersebut.
Kemunculan video itu memicu beragam spekulasi mengenai keterlibatan personel militer dalam aktivitas di lokasi. Narasi beredar semakin luas setelah unggahan menyebar melalui berbagai platform media sosial. Klarifikasi resmi kemudian disampaikan guna mencegah munculnya informasi keliru.
Brigjen Muhammad Nas menegaskan TNI menghormati setiap proses penegakan hukum sesuai aturan berlaku. Setiap dugaan pelanggaran memiliki mekanisme penanganan melalui prosedur hukum yang telah ditetapkan. Karena itu, tindakan mendatangi institusi penegak hukum seperti dalam narasi video dinilai tidak masuk akal.
“Itu sangat tidak mungkin. TNI menghargai setiap proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Muhammad Nas.
Nas juga menanggapi klaim mengenai dugaan keterlibatan personel dari Badan Intelijen Strategis atau BAIS. Menurutnya, setiap pihak mengaku sebagai personel BAIS patut diverifikasi secara cermat. Klarifikasi tersebut diharapkan menghentikan spekulasi sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap proses hukum.
“Kalau ada yang mengaku personel BAIS, kebenarannya patut diragukan,” tutup Muhammad Nas.
Sumber: SM News.com
Subuh yang Menghidupkan Hati: Jum’at Berkah di Masjid Jami’ Baitul Aman Ulim
Bedelau. com – Dingin subuh tak menyurutkan langkah para jam.
Jumat Berkah Subuh, Jamaah Masjid Baitul Maghfirah Blang Awee Tebar Kepedulian
Pidie Jaya – Bedelau.comKegiatan.
Prabowo Bongkar Dugaan Aktor Demo Berbayar, Klaim Sudah Kantongi Nama-Namanya
BEDELAU.COM --Presiden Prabowo Subianto menegaskan d.
Roy Suryo-Tifa Tolak Tawaran RJ di Kasus Ijazah Jokowi
BEDELAU.COM --Babak baru kasus dugaan pencemaran nam.
Lahan Sawah Terlanjur Jadi Perumahan, Pemerintah Siapkan Aturan Baru
BEDELAU.COM --Pemerintah segera menerbitkan Surat Ed.
Insentif Dapur MBG Rp6 Juta Bakal Diubah, BGN Ungkap Alasannya
BEDELAU.COM --Badan Gizi Nasional akan mengubah skem.








