Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Kalapas Pekanbaru Dicopot Usai Napi Narkoba Kabur, Tiga Sipir Menunggu Sanksi Berat
BEDELAU.COM --Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, dimutasi dari jabatannya menyusul kaburnya narapidana kasus narkotika berinisial ISD yang hingga kini belum berhasil ditangkap.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudy Fernando Sianturi, membenarkan adanya pergantian tersebut. Menurutnya, Yuniarto kini mendapat penugasan baru di Sulawesi Barat.
“Benar. Sekarang beliau bertugas di Sulawesi Barat. Sementara jabatan Kalapas Pekanbaru diisi Eko Ari Wibowo yang sebelumnya juga bertugas di Sulawesi Barat,” kata Rudy, Jumat (7/8/2026).
Rudy menjelaskan, mutasi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pemeriksaan internal terkait insiden kaburnya ISD dari Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Hasil pemeriksaan itu telah disampaikan kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan.
“Setelah hasil pemeriksaan kami kirim ke pusat, keputusan sepenuhnya menjadi kewenangan Ditjenpas, khususnya untuk jabatan Kalapas,” ujarnya.
Selain Kalapas, jabatan Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga mengalami pergantian. Febri Sadam digantikan oleh Vezanol Kosuma.
Di sisi lain, tiga petugas pemasyarakatan yang bertugas mengawal narapidana saat ISD melarikan diri masih menunggu keputusan terkait sanksi disiplin dari pemerintah pusat. Kanwil Ditjenpas Riau telah merekomendasikan agar ketiganya dijatuhi sanksi berat.
“KPLP juga diganti. Untuk tiga sipir yang terlibat saat kaburnya ISD, kami sudah merekomendasikan sanksi berat. Keputusan akhirnya tetap berada di pusat,” jelas Rudy.
Ia menegaskan, pimpinan satuan kerja tetap memiliki tanggung jawab atas kinerja dan pengawasan terhadap bawahannya.
“Ini adalah risiko sebagai pimpinan. Kalapas dan KPLP tentu bertanggung jawab atas apa yang dilakukan oleh anak buahnya,” tegasnya.
Sumber: Riauaktual.com
Geger ! Buaya Muara di Desa Sungai Undan Naik ke Darat dan Serang Warga
BEDELAU.COM --Suasana heboh Desa Undan, Kecamatan Re.
Remaja 13 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Siak
BEDELAU.COM --Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan MS.
RT di Pekanbaru, Sulap Lahan Tidur Jadi Peluang Bisnis Lewat Ternak Puyuh
BEDELAU.COM --Terobosan pengurus RT di Kota Pekanbar.
Tanpa Tabung Oksigen, Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak
BEDELAU.COM --Berbekal kompresor, selang angin, dan .
Sudah Diisi KONI, Stadion Utama Bakal Difungsikan Siang dan Malam
BEDELAU.COM --Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti.
Warga Diserang Monyet Ekor Panjang di Inhil, BBKSDA Riau Siapkan Kandang Perangkap
BEDELAU.COM --Konflik antara manusia dan satwa liar .








